TRIBUNMANADO.CO.ID - PT Pegadaian (Persero) konsisten melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk pengembangan masyarakat.
Sejalan dengan komitmen itu, Pegadaian Area Manado 2 melaksanakan Pelatihan Pembukaan 40 UMKM di Kota Bitung, Selasa 11 Agustus 2026.
Deputy Bisnis Pegadaian Kantor Area Manado 2 yang diwakili Kepala Departemen Non Gadai, Achmad Subchan membuka pelatihan ini.
Kata Subhan, pelatihan ini konsisten digelar Pegadaian untuk mendorong kapasitas pelaku UMKM.
Pelatihan kali ini melibatkan 40 pelaku UMKM di Kota Bitung dan sekitarnya. Sebagian di antaranya merupakan pelaku usaha mitra binaan mikro Pegadaian.
Sesuai tema Be Bold Be Gold: UMKM Unggul untuk Masa Depan Emas, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kapasitas pelaku usaha.
"UMKM harus berani. Keluar dari zona nyaman, mengambil risiko tantangan dan berinovasi," kata Subhan yang didamping Kepala Departemen Gadai, Verawaty Wokas.
Sejalan dengan itu, tujuan akhirnya UMKM bisa memiliki produk dan layanan yang bagus.
"Selain produk bagus, brandingnya keren dan bisa memanfaatkan teknologi digital sehingga bisa menjangkau lebih banyak orang," katanya lagi.
Sejalan dengan itu, Pegadaian berkomitmen menjadi mitra lewat berbagai produk pembiayaan mikro yang dimilikinya.
"Harapan kami peserta bisa menjadi UMKM unggulan. Dari sisi keuangan, manajemen, digital marketing. Usahanya meningkat, bisa membawa kesejahteraan bagi keluarga, masyarakat," ujarnya.
Pelatihan ini membawa manfaat bagi para peserta. Seperti diutarakan Rudy Rombot, salah seorang peserta.
Pemilik usaha warung serba ada dan pertanian ini tertarik pada materi digital marketing dan pengelolaan keuangan.
Ia berterima kasih ke Pegadaian karena tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan usaha. "Ilmu digital marketing sangat membantu kami untuk meningkatkan usaha," kata Rudy.
Pemerintah Kota Bitung menyatakan apresiasi atas konsistensi Pegadaian mendorong sektor UMKM.
Hal itu disampaikan Kabid UKM Dinas Koperasi UMKM Bitung, Agnes Tuwaidan. Katanya, sebelumnya, pelatihan digelar di gedung Dekranasda Bitung. Kali ini pesertanya berbeda.
"Kami memberikan apresiasi karena Pegadaian konsisten melaksanakan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro," kata Agnes.
Lebih dari itu, Agnes mengatakan, ketika pemerintah terbatas karena efisiensi anggaran, ada sektor swasta yang memberikan bantuan.
"Ketika kami punya keterbatasan, ada pihak lain yakni Pegadaian yang mau menggelar pelatihan bagi UMKM yang ada di Bitung," ujarnya.
Ia mengungkapkan, di tengah kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja, ada UMKM yang terus berdaya.
Meskipun skala kecil tapi pelakunya menjadi penopang ekonomi keluarga. Sekaligus menjaga perputaran ekonomi daerah.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi Pembiayaan Mikro dari Troy Tarussi, Asisten Manager Non Gadai CP Girian dan Digital Marketing oleh Michael Tatontos, Founder Bitung Kreatif. (ndo)
Baca juga: Kota Bitung Sulawesi Utara Baru Saja Diguncang Gempa Bumi Selasa 11 Agustus 2026, Simak Info BMKG
(TribunManado.co.id/Ndo)
_
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini