Kondisi Terkini KH Anwar Zahid Usai Mobilnya Ringsek Dihantam Truk Trailer, Sempat Dilarikan ke RS
jonisetiawan August 11, 2026 03:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Perjalanan KH Ahmad Anwar Zahid menuju lokasi pengajian di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mendadak terhenti setelah kendaraan yang ditumpanginya terlibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) malam di Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan.

Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi pendakwah asal Bojonegoro tersebut ditabrak sebuah truk trailer dari arah belakang. Benturan membuat bagian depan Alphard mengalami kerusakan cukup parah.

Meski kendaraan ringsek, kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Setelah menjalani pemeriksaan medis, KH Anwar Zahid dan rombongannya bahkan tetap melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara untuk memenuhi agenda pengajian.

Baca juga: Pilu Pemuda 20 Tahun Tewas Kecelakaan Tunggal di Jembrana Bali, Akan ke Puskesmas & Tak Pakai Helm

Alphard Berhenti di Tengah Antrean Perbaikan Jalan

Kecelakaan bermula ketika Toyota Alphard yang membawa KH Anwar Zahid melaju dari arah utara menuju selatan, atau dari arah Bojonegoro menuju Ngawi.

Ketika tiba di sekitar lokasi perbaikan jalan di wilayah Tinggang, kendaraan tersebut harus berhenti.

Saat itu, arus lalu lintas sedang menerapkan sistem buka-tutup karena terdapat pekerjaan perbaikan jalan. Mobil Alphard kemudian berada dalam antrean dan berhenti di belakang kendaraan lain.

Situasi berubah ketika sebuah truk trailer yang datang dari belakang tiba-tiba menabrak Alphard tersebut.

Truk trailer diketahui dikemudikan oleh WP, warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kondisi pengemudi truk yang tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.

"Diduga pengemudi truk trailer mengantuk, sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard," ujar Septian, selasa (11/8/2026).

Mobil Ringsek, Penumpang Selamat

Toyota Alphard tersebut dikemudikan oleh seorang santri KH Anwar Zahid berinisial A.

Pengemudi tersebut diketahui merupakan pria berusia 31 tahun asal Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Sementara salah satu penumpang kendaraan adalah AAZ, pria berusia 52 tahun yang juga berasal dari Kecamatan Kanor.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Meski demikian, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan.

Kap depan Alphard mengalami ringsek akibat benturan. Kendaraan terdorong hingga mengenai bagian belakang truk yang berada di depannya.

Peristiwa tersebut kemudian ditangani oleh jajaran Satlantas Polres Bojonegoro.

Baca juga: Sosok Andra ST, Konten Kreator yang Alami Kecelakaan Hingga McLaren Terbelah, Dikenal Berprestasi

KH Anwar Zahid Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

Usai kecelakaan, KH Anwar Zahid bersama sopirnya sempat dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan medis di RSUD Padangan.

Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah memastikan kondisi kesehatan mereka setelah kendaraan yang ditumpangi mengalami benturan.

Hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya kondisi yang mengharuskan KH Anwar Zahid menjalani perawatan lebih lanjut.

Setelah dipastikan dalam kondisi aman, ia bersama santrinya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara.

Karena Toyota Alphard yang sebelumnya digunakan mengalami kerusakan, perjalanan dilanjutkan menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam.

Agenda pengajian yang telah dijadwalkan pun tetap dilanjutkan.

Polisi Imbau Pengendara Lebih Waspada

Kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang mengalami perbaikan.

Ipda Septian mengimbau pengendara untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Selain itu, kecepatan kendaraan juga perlu dikurangi ketika mendekati antrean atau titik yang menerapkan sistem buka-tutup lalu lintas.

Kondisi jalan yang sedang diperbaiki dapat membuat arus kendaraan berubah dan mengharuskan pengendara lebih berhati-hati.

Dalam kasus ini, polisi masih menangani peristiwa kecelakaan untuk memastikan seluruh kronologi dan penyebabnya.

Siapa KH Anwar Zahid?

KH Ahmad Anwar Zahid merupakan salah satu pendakwah yang cukup dikenal masyarakat, khususnya karena gaya ceramahnya yang memadukan pesan keagamaan dengan humor dan celetukan khas.

Ia lahir di Bojonegoro pada 11 Maret 1974 dan dikenal pula dengan panggilan Abah Anza.

KH Anwar Zahid merupakan pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah dan berasal dari wilayah Kanor, Bojonegoro.

Dalam perjalanan dakwahnya, ia dikenal memiliki gaya penyampaian yang dekat dengan masyarakat dari berbagai lapisan.

Ceramahnya tidak hanya membahas persoalan agama, tetapi juga sering menyinggung berbagai perilaku sosial yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan-pesan tersebut kerap disampaikan dengan bahasa yang ringan dan diselingi humor.

Gaya tersebut membuat materi ceramah lebih mudah diterima jamaah.

Baca juga: Kecelakaan di Sukoharjo, McLaren Terbelah jadi 2, Pagar Warung Rusak, YouTuber Andra ST Bantah Mabuk

Menimba Ilmu di Sejumlah Pesantren

Perjalanan pendidikan agama KH Anwar Zahid berlangsung sejak usia muda.

Ia pernah menempuh pendidikan di lingkungan Komplek Pesantren At-Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro.

Pada 1988, ia kemudian melanjutkan perjalanan pendidikan dengan menjadi santri di Pondok Pesantren Langitan, Tuban.

Di pesantren tersebut, ia belajar ilmu agama secara lebih mendalam di bawah asuhan KH Abdullah Faqih.

Selain memperdalam ilmu keislaman, masa belajar di Langitan juga menjadi salah satu periode penting dalam mengasah kemampuan dakwahnya.

Bakatnya dalam menyampaikan pesan agama mulai berkembang melalui berbagai proses pembelajaran dan pengalaman selama berada di lingkungan pesantren.

Memperdalam Al-Quran di Gresik

Setelah mendapatkan restu dari KH Abdullah Faqih, KH Anwar Zahid kemudian melanjutkan perjalanan menuntut ilmu ke Pesantren Ta'limul Quranil Adzim (APTQ) Sampurnan, Bungah, Gresik.

Di pesantren tersebut, fokus pendidikannya lebih diarahkan pada bidang Al-Quran.

Ia memperdalam kemampuan membaca, memahami, serta menghafalkan Al-Quran.

Pembelajaran yang dijalani mencakup pelafalan, tafsir, hingga hafalan Al-Quran.

Pengalaman menimba ilmu di Pondok Pesantren Langitan dan APTQ Sampurnan kemudian menjadi salah satu fondasi yang mendukung kiprahnya dalam menjalankan aktivitas dakwah.

Mendirikan Pondok Pesantren Sabilun Najah

Selain dikenal sebagai pendakwah, KH Anwar Zahid juga mendirikan lembaga pendidikan melalui Yayasan Pondok Pesantren Sabilun Najah.

Pondok tersebut berada tidak jauh dari kediamannya.

Lembaga pendidikan tersebut menyediakan jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) bagi para santri.

Pondok tersebut juga memiliki konsep pendidikan yang memberikan dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari para santri.

Ceramah Penuh Humor Jadi Ciri Khas

Salah satu hal yang membuat KH Anwar Zahid memiliki banyak penggemar adalah gaya ceramahnya yang khas.

Ia dikenal sering melontarkan celetukan spontan di tengah penyampaian materi.

Salah satu celetukan yang kemudian ikut dikenal luas adalah "Qul hu wae lek kesuwen".

Gaya tersebut membuat suasana pengajian terasa lebih cair tanpa menghilangkan pesan utama yang ingin disampaikan.

Materi ceramahnya mencakup berbagai persoalan agama, mulai dari ubudiyah, amaliyah, hingga syariah.

Namun, penyampaian materi tersebut dikemas dengan bahasa sederhana dan humor sehingga lebih mudah diikuti jamaah.

Jadwal Pengajian Padat hingga Berbagai Daerah

Popularitas KH Anwar Zahid juga terlihat dari padatnya jadwal dakwah yang dijalaninya.

Dalam sehari, ia disebut dapat mengisi sekitar tiga hingga empat agenda pengajian di berbagai daerah.

Permintaan dari jamaah yang terus berdatangan membuat jadwal pengajiannya terisi hingga jauh ke depan.

Tidak hanya berdakwah di berbagai wilayah Indonesia, KH Anwar Zahid juga pernah mengisi pengajian di luar negeri.

Sejumlah negara yang pernah menjadi lokasi kegiatan dakwahnya antara lain Hong Kong, Korea Selatan, dan Malaysia.

Di pondok pesantren yang diasuhnya, terdapat pula pengajian rutin setiap Ahad Kliwon yang dikenal dengan nama Jamaah Maqoman Mahmudah.

Kecelakaan Tidak Menghentikan Perjalanan Dakwah

Kecelakaan di Jalan Raya Padangan-Ngawi menjadi insiden yang cukup mengejutkan karena terjadi ketika KH Anwar Zahid sedang dalam perjalanan menuju agenda pengajian.

Mobil yang ditumpanginya memang mengalami kerusakan cukup berat pada bagian depan.

Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut.

Setelah menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan aman, KH Anwar Zahid bersama rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara menggunakan kendaraan lain.

Peristiwa tersebut kini masih ditangani Satlantas Polres Bojonegoro. Polisi juga mengingatkan seluruh pengendara agar lebih berhati-hati ketika melewati antrean kendaraan, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan, khususnya di lokasi yang sedang dilakukan pekerjaan perbaikan jalan.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.