TRIBUNMANADO.CO.ID - Motif kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, Selasa (11/8/2026), mulai terungkap.
Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Steven Yanis (48), seorang petani yang berdomisili di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling.
Sementara terduga pelaku berinisial RS alias Royke (44), yang juga berprofesi sebagai petani dan tinggal di Desa Lalumpe Jaga 4, Kecamatan Motoling.
Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan, Iptu Stefi Sumolang, mengatakan penyidik telah mendapatkan gambaran awal mengenai motif di balik aksi tersebut.
Menurutnya, peristiwa itu diduga berawal dari persoalan lama antara korban dan terduga pelaku yang kembali memicu ketersinggungan.
Situasi kemudian memanas hingga keduanya terlibat perkelahian. Kondisi tersebut diduga semakin dipengaruhi setelah korban dan terduga pelaku mengonsumsi minuman keras.
“Mereka telah minuman keras cap tikus di saat sedang bercerita lalu terjadi perdebatan antara korban dan pelaku. Tak berselang lama di lokasi berbeda terjadi perkelahian, pelaku menikam korban hingga tewas di lokasi,” jelas Iptu Stefi saat dikonfirmasi via telepon.
Iptu Stefi mengatakan, persoalan lama yang belum terselesaikan antara korban dan pelaku menjadi salah satu pemicu terjadinya perkelahian tersebut.
“Kata dia, korban dan pelaku punya masalah lama belum selesai sehingga itulah yang jadi pemicu terjadi perkelahian.”
Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh anaknya bersama salah satu saksi. Polisi telah meminta keterangan dari saksi tersebut untuk kepentingan penyelidikan.
“Korban ditemukan tewas oleh anaknya dan salah satu saksi yang telah kami mintai keterangan,” pungkasnya.
Terduga pelaku RS alias Royke berhasil diamankan anggota Resmob Polres Minahasa Selatan tidak berselang lama setelah kejadian. Penangkapan dipimpin langsung oleh Katim Resmob Polres Minsel, Alfian Ober.
Terduga pelaku selanjutnya diamankan di Polres Minahasa Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Tak berselang lama usai kejadian pelaku langsung diamankan,” tutur Kasat, saat dikonfirmasi Tribun Manado,Com.
Selain mengamankan terduga pelaku, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.
“Beberapa saksi juga kita periksa, terduga pelaku juga diinterogasi,” pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Fer)