TRIBUNJOGJA.COM - Ketika mengunggah foto atau video di media sosial, tak lengkap rasanya jika tidak diiringi dengan lagu yang relate dengan konteks unggahannya.
Lagu yang digunakan bisa lagu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, atau berbahasa asing.
Tidak ada yang salah dari menggunakan lagu berbahasa asing selama Tribunners memahami makna lagunya terlebih dahulu.
Jika tidak memahami makna lagunya, dikhawatirkan Tribunners menggunakan lagu yang tidak sesuai konteks, yang mungkin maknanya berbanding terbalik dengan situasi seharusnya.
Salah satu contoh lagu yang sering disalahgunakan adalah lagu Congratulations milik Day6.
Lagu ini sering digunakan saat mengunggah foto saat selesai sidang, saat wisuda, atau di momen-momen yang memang perlu dirayakan.
Kalau dilihat dari judulnya, congratulations memang berarti selamat.
Namun, selamat yang disampaikan melalui lagu ini sama sekali tidak cocok untuk mengiringi momen bahagia seseorang.
Memang, apa makna lagu ini?
1. Bukan ucapan selamat yang sebenarnya
Congratulations milik DAY6 bercerita tentang seseorang yang baru saja ditinggalkan oleh kekasihnya.
Jadi, kata “congratulations” di sini bukan benar-benar ucapan selamat, melainkan sindiran keras kepada sang mantan yang sudah bisa melanjutkan hidup dan menemukan kebahagiaan baru.
2. Bercerita tentang sakit hati setelah ditinggalkan
Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang masih belum bisa menerima perpisahan.
Di satu sisi, hubungan mereka belum lama berakhir, tetapi di sisi lain, mantannya sudah terlihat baik-baik saja.
Ada rasa kecewa, marah, sedih, sekaligus tidak terima melihat orang yang pernah begitu lekat dengannya bisa move on sangat cepat.
3. Mempertanyakan “Kok kamu bisa move on secepat itu?”
Salah satu inti emosi tokoh utama lagu ini adalah ketika seseorang merasa bahwa hubungan yang mereka jalani ternyata nggak berarti sebesar itu bagi mantannya.
Sementara dirinya masih terjebak dengan rasa sakit setelah perpisahan, sang mantan justru sudah menemukan kebahagiaan baru.
Karena itu, ucapan “congratulations” di lagu ini terasa seperti sindiran yang pahit.
4. Musiknya upbeat, tetapi maknanya menyakitkan
Lagu ini terdengar catchy dan cukup ceria ketika pertama kali didengarkan tanpa memahami liriknya.
Namun, ketika diperhatikan liriknya, isinya justru penuh rasa kecewa dan patah hati.
Kontras antara musik yang enerjik dan cerita yang menyakitkan inilah yang membuat lagu Congratulations sering disalahgunakan di momen bahagia.
5. Makanya kurang cocok untuk foto wisuda
Secara judul, lagu ini memang kelihatan cocok banget dipasang bareng foto wisuda.
Tapi makna sebenarnya justru jauh dari “selamat atas kelulusan”.
Konteksnya lebih seperti, “selamat ya, kamu sudah bahagia setelah meninggalkanku.”
Jadi, kalau dipakai untuk foto toga tanpa memahami liriknya, vibes-nya bisa salah total dan malah dikira sedang patah hati.
Meskipun penonton mungkin tidak memerhatikan sedetail itu, akan lebih baik jika Tribunners menggunakan lagu yang lebih cocok dengan konteksnya.
(MG Hasna Aulia Syafitri)