TRIBUNSORONG.COM - Berikut inisial dua pelaku penembakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) terungkap, Satuan tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 beberkan perkembangan pemeriksaan.
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengindikasikan bahwa aksi penembakan dua warga sipil dalam gelaran FBLB di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu (8/8/2026), didalangi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa indikasi tersebut diperoleh usai penyidik melakukan pendalaman awal, termasuk mengumpulkan bahan keterangan serta memeriksa sejumlah barang bukti di lapangan.
"Berdasarkan hasil pendalaman awal dan pengembangan informasi di lapangan, aksi penembakan terhadap dua warga tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya," jelas Yusuf melalui keterangan tertulisnya pada Senin (10/8/2026).
Baca juga: Wisatawan Asing Dievakuasi Ketat ke Kantor Bupati Wamena Pascapenembakan Festival Lembah Baliem
Baca juga: Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Berubah Mencekam: Tembakan Misterius Bubarkan Ribuan Penonton
Yusuf menambahkan, dalam penyelidikan awal ini, pihak kepolisian telah mengantongi dua nama terduga pelaku berinisial EG dan PN yang disinyalir terafiliasi dengan kelompok pimpinan Egianus Kogoya. Kendati demikian, polisi masih terus mendalami keterlibatan serta peran pasti dari kedua orang tersebut berdasarkan bukti-bukti yang terkumpul.
"Penyidik masih mendalami dan memastikan identitas, peran, serta keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan alat bukti," ujarnya.
Insiden penembakan ini menimpa dua korban berinisial LMO (43) dan S (50). Saat peristiwa terjadi, keduanya tengah berada di dalam mobil untuk mengantarkan pasokan makanan ke area festival. Letusan tembakan dari sisi kendaraan tersebut menyebabkan kedua korban menderita luka-luka.
“Setelah kejadian, korban dan saksi segera mencari perlindungan. Personel TNI-Polri yang bertugas di lapangan langsung mengamankan lokasi dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis," tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat serta peserta FBLB dari potensi bahaya susulan, aparat keamanan segera mengarahkan pengunjung ke zona aman. Petugas gabungan TNI-Polri juga mengevakuasi para wisatawan, termasuk warga negara asing (WNA), menuju Kantor Bupati Jayawijaya.
Baca juga: Identitas dan Kondisi Terkini 2 Warga Sipil Tertembak di Festival Budaya Lembah Baliem ke-34
Baca juga: Sineas Sorong Unjuk Gigi, Film Pendek Words Become Fate Tembus Kurasi Hasanuddin Film Festival 2026
"Kedua korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena. Berdasarkan informasi terakhir, keduanya dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan," tutur Yusuf Sutejo.
Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat menemukan tiga bekas tembakan dan serpihan proyektil yang menempel pada kendaraan korban. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa delapan butir selongsong peluru kaliber 5,56 mm, satu proyektil GLM, serta selembar jaket.
"Seluruh barang bukti tersebut telah didata, didokumentasikan, dan diamankan untuk mendukung pemeriksaan serta proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.