Lomba Tarik Tambang Meriahkan HUT ke-81 RI, Emak-emak di Wonomulyo Polman Jatuh Bangun
Nurhadi Hasbi August 11, 2026 05:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sejumlah emak-emak rela jatuh bangun saat mengikuti lomba tarik tambang di Taman Alun-Alun, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (11/8/2026).

Lomba digelar dalam rangka memeriahkan penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ratusan emak-emak dari sejumlah desa di Kecamatan Wonomulyo ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Mereka saling adu kekuatan dan kekompakan untuk memperebutkan kemenangan.

Baca juga: Meriahkan HUT ke-81 RI, TNI AL Jejer Merah Putih di Bundaran Air Mancur Mamuju

Baca juga: Lomba Balap Karung hingga Tarik Tambang Meriahkan Harbunas 2022 di Pelabuhan Feri Mamuju

Dengan mengenakan pakaian olahraga dan atribut masing-masing kelompok, para peserta tampak bersemangat menarik tali sekuat tenaga.

Tak jarang, peserta harus jatuh bangun di atas arena karena kerasnya persaingan antartim.

Sorak-sorai penonton yang memadati sekitar arena membuat suasana semakin meriah.

Dukungan itu menjadi tambahan energi bagi para peserta untuk bertahan dan membawa timnya memenangkan pertandingan.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar salah satu panitia lomba, Yudi, kepada wartawan.

Menurut Yudi, di tengah sengitnya perlombaan, seorang peserta sempat mengalami kelelahan.

Peserta tersebut kemudian dievakuasi keluar dari arena untuk mendapatkan penanganan.

Meski demikian, kejadian tersebut tidak menyurutkan antusiasme peserta maupun penonton untuk melanjutkan perlombaan.

Diikuti 27 Tim PKK dan Majelis Taklim

Yudi menyampaikan, lomba tarik tambang ini diikuti sedikitnya 27 tim yang berasal dari kelompok ibu-ibu PKK tingkat desa dan majelis taklim se-Kecamatan Wonomulyo.

Setelah melewati sejumlah pertandingan, tim ibu-ibu PKK Desa Galeso berhasil keluar sebagai juara.

Mereka mengalahkan tim ibu-ibu PKK Desa Bumimulyo pada babak final.

“Lomba tarik tambang ini diikuti majelis taklim dan PKK se-Kecamatan Wonomulyo. Pesertanya ada 27 tim,” tandas Yudi.

Yudi menyebut, bagi para peserta, hadiah bukan menjadi tujuan utama dalam mengikuti perlombaan.

Semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut hari kemerdekaan menjadi hal yang lebih penting.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap semangat kemerdekaan dapat terus dirawat dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Apalagi, lomba ini tidak hanya menjadi hiburan menarik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan kekompakan warga, khususnya di Kecamatan Wonomulyo.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.