Prediksi Skor Red Star vs Hapoel Be'er Sheva, Head-to-head dan Statistik di Liga Champions
Tommy Kurniawan August 11, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Red Star Belgrade berada dalam posisi tertinggal ketika menjamu Hapoel Be'er Sheva pada leg kedua babak ketiga kualifikasi Liga Champions di Stadion Rajko Mitic, Rabu (12/8/2026).

Tim tuan rumah harus mengejar defisit satu gol setelah kalah 0-1 pada pertemuan pertama. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting bagi Red Star untuk membalikkan keadaan sekaligus menjaga peluang melangkah ke babak playoff.

Red Star Punya Modal Positif

Kekalahan pada leg pertama menjadi satu-satunya noda dalam perjalanan Red Star Belgrade pada awal musim 2026-27.

KUALIFIKASI LIGA CHAMPIONS UEFA - Hapoel Be'er Sheva
KUALIFIKASI LIGA CHAMPIONS UEFA - Hapoel Be'er Sheva (Instagram)

Sebelum pertandingan tersebut, tim asuhan Dejan Stankovic menunjukkan performa yang cukup meyakinkan. Teranyar, Red Star mengalahkan Novi Pazar dengan skor 2-0 dalam lanjutan Serbian SuperLiga.

Aleksandar Katai dan Jay Enem menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut. Kemenangan itu sekaligus memperpanjang catatan sempurna Red Star di kompetisi domestik.

Red Star kini telah meraih tiga kemenangan beruntun di liga dan mencatat lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.

Baca juga: Prediksi Skor Sturm Graz vs Fenerbahce: Head-to-head dan Statistik di Kualifikasi Liga Champions

Catatan tersebut tentu meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah untuk menghadapi leg kedua. Kekalahan 0-1 dari Hapoel Be'er Sheva diharapkan hanya menjadi hasil buruk yang tidak kembali terulang.

Red Star juga memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa. Dalam sembilan musim terakhir, mereka selalu berhasil mencapai fase grup atau fase liga salah satu kompetisi UEFA.

Faktor kandang pun menjadi keuntungan tersendiri. Red Star datang ke pertandingan ini dengan catatan enam laga tanpa kekalahan ketika tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Hapoel Be'er Sheva Mulai Menemukan Momentum

Di kubu lawan, Hapoel Be'er Sheva juga berstatus sebagai juara kompetisi domestik. Namun, perjalanan mereka pada awal musim ini belum sepenuhnya stabil.

Hapoel Be'er Sheva mengawali musim dengan kekalahan 1-3 dari Maccabi Tel Aviv pada ajang Israeli Super Cup, 16 Juli lalu.

Mereka kemudian kembali mengalami kekalahan ketika menghadapi Vikingur Reykjavik pada leg pertama babak kedua kualifikasi Liga Champions. Saat itu, HBS menyerah 1-2.

Namun, tim asuhan Ran Kozuch mampu memperbaiki keadaan. Mereka memenangkan leg kedua melawan Vikingur dengan skor 2-0 dan memastikan tiket ke babak ketiga.

Hasil positif tersebut berlanjut ketika Hapoel Be'er Sheva menghadapi Red Star pada leg pertama. Kemenangan tipis 1-0 membuat mereka kini memiliki keunggulan sebelum pertandingan penentuan di Serbia.

Salah satu perkembangan positif yang bisa membuat Kozuch puas adalah kemampuan lini belakangnya menjaga gawang tetap aman.

Hapoel Be'er Sheva berhasil mencatat dua clean sheet secara beruntun. Ini menjadi kali pertama mereka melakukan hal tersebut sejak awal Mei.

Meski demikian, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah. Sebelum kemenangan di leg pertama, HBS sempat menelan dua kekalahan tandang secara beruntun.

Rekor mereka di kompetisi Eropa juga belum terlalu meyakinkan. Hapoel Be'er Sheva terakhir kali mampu melewati babak ketiga kualifikasi kompetisi UEFA pada musim 2022-23 ketika mereka berhasil mencapai fase grup Conference League.

Kondisi Skuad

Red Star Belgrade relatif memiliki skuad yang bugar menjelang pertandingan. Namun, mereka tidak dapat menurunkan bek kiri berusia 18 tahun, Adem Advic.

Advic masih menjalani pemulihan dari cedera ligamen krusiat yang dialaminya pada Juni.

Nair Tiknizyan diperkirakan kembali mengisi posisi bek kiri. Ia kemungkinan berada dalam empat pemain belakang bersama Strahinja Erakovic, Derrick Luckassen dan Seol Young-woo.

Sementara itu, Hapoel Be'er Sheva harus kehilangan Matan Baltaxa. Pemain yang biasa beroperasi di sisi kiri tersebut menjalani hukuman larangan bermain setelah mendapat kartu merah pada leg pertama.

Pedro Amador berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bersama Hapoel Be'er Sheva.

Joao Victor sebenarnya mulai mendekati kondisi fit setelah mengalami cedera hamstring. Namun, penyerang tersebut diperkirakan belum bisa dimainkan pada laga penting ini.

Bruno Duarte kembali menjadi kandidat utama di lini depan. Ia kemungkinan didukung Osman Bukari, Vasilije Kostov dan Mirko Ivanic.

Perkiraan Susunan Pemain

Red Star Belgrade:

Matheus; Seol, Luckassen, Erakovic, Tiknizyan; Krunic, Abu Fani; Bukari, Kostov, Ivanic; Duarte.

Hapoel Be'er Sheva:

Marciano; Mizrahi, Vitor, Rotman, Amador; Yehoshua, Ventura, Peretz; East, Zlatanovic, Ahmed.

Prediksi Red Star Belgrade vs Hapoel Be'er Sheva

Prediksi skor: Red Star Belgrade 2-0 Hapoel Be'er Sheva

Red Star Belgrade diperkirakan tampil jauh lebih agresif sejak menit awal karena mereka harus mengejar ketertinggalan satu gol.

Performa mereka di kompetisi domestik juga menjadi alasan untuk percaya bahwa kekalahan pada leg pertama bukan gambaran sebenarnya dari kekuatan tim.

Dukungan penuh dari publik Stadion Rajko Mitic dapat menjadi faktor penting bagi Red Star untuk memberikan tekanan kepada Hapoel Be'er Sheva.

Sebaliknya, Hapoel Be'er Sheva akan berusaha mempertahankan keunggulan agregat. Namun, pengalaman mereka yang kurang meyakinkan ketika tampil di fase ini kompetisi Eropa membuat tugas tersebut tidak mudah.

Red Star diprediksi mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-0, sekaligus memastikan tiket menuju babak playoff Liga Champions.

Baca juga: Prediksi Skor Celje vs Ararat-Armenia: Head-to-head dan Statistik di Kualifikasi Liga Champions

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.