Jembatan Simpang Ulin-Veteran Dikeluhkan Terlalu Tinggi, Dinas PUPR Banjarmasin Beri Penjelasan
Ratino Taufik August 11, 2026 08:52 PM

​BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jembatan penghubung Jalan Simpang Ulin dan Jalan Veteran, Kecamatan Banjarmasin Tengah menuai keluhan dari warga.

Di antaranya, warga Kuripan, Ian yang sering melintasi jalan tersebut mengaku kaget dengan konstruksi yang tengah dibuat.

"Agak ketinggian ya, kurang nyaman jadinya, tapi pas selesai nanti semoga bisa lebih disesuaikan bagi kami pengguna jalan," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Adanya hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin merespons dan menindaklanjuti keluhan warga.

Proyek bagian dari National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) tersebut dikritik lantaran konstruksinya dinilai terlalu tinggi, membahayakan pengendara, dan berpotensi memicu banjir di pemukiman sekitar.

Baca juga: Gubernur Hingga Kapolda Kalsel Turun Langsung Ikut Padamkan Api Karhutla di Pengayuan Banjarbaru

​Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, memastikan pihaknya segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III selaku penanggung jawab proyek.

​"Proyek yang dikerjakan BWS akan kami koordinasikan soal rencana penanganannya. Kami menargetkan nantinya jembatan tersebut tetap nyaman, mengutamakan keselamatan dan keamanan bagi pengguna jalan" ujarnya. 

​Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai bentuk fisik jembatan, Chandra meluruskan, struktur tinggi yang terlihat saat ini baru berupa bangunan bawah atau abutment, sementara jalan pendekat atau oprit belum selesai dibangun. 

Ia menjamin oprit akan dirancang landai agar aman bagi arus kendaraan.

​Pihaknya menyampaikan, busa saja terlihat tinggi karena belum selesai. Selanjutnya akan ada bagian oprit yang menyambung langsung ke jalan agar landai dan nyaman dilalui. 

"Tentu standar oprit yang diinginkan adalah yang aman dan tidak terlalu menanjak," jelasnya.

​Mengenai ancaman genangan air akibat perubahan alur drainase di sekitar pemukiman warga, Dinas PUPR berjanji mengevaluasi kembali tata kelola saluran air di lokasi tersebut bersama tim BWS Kalimantan III. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.