WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Carolus Arden Wiebowo atau akrab disapa Arden Wiebowo dikenal sebagai musisi yang memulai karirnya di industri musik Tanah Air sebagai pemain gitar di band TIKET.
Musisi kelahiran Jakarta, 20 Agustus 1981, ini memberanikan diri dengan mengambil langkah baru baginya menjadi penyanyi solo pada tahun 2024.
Arden mengaku selama ini kurang percaya diri untuk menyanyikan lagu ciptaan sendiri.
"Tapi sepertinya dalam hidup itu tidak ada kata terlambat, dan saya ingin punya karya yang bisa didedikasikan untuk keluarga, kerabat dan semua orang," kata Arden Wiebowo.
Baca juga: Arden Wiebowo Nyanyikan Gemini, Ungkap Syukur dan Terima-kasih untuk Istri yang Setia Menemaninya
Lagu 'Sayap Kecil' menjadi pilihan lagu pertama Arden Wiebowo yang dirilis ke semua platform digital pada 11 Oktober 2024 untuk album sebanyak sepuluh lagu yang sudah disiapkan dan rilis bertahap.
Lagu 'Sayap Kecil' bercerita tentang kerinduan dan ungkapan perasaan cinta seorang ayah yang sibuk bekerja dan tidak mengenal waktu kepada anaknya yang selalu memberi semangat 'hidup'.
Ayah lalu memberinya julukan anaknya itu 'Sayap Kecil'.
Ada juga lagu 'Nanti Aku Cerita' yang telah rilis pada tanggal 22 Juli 2026 dan menjadi debut pertama Malika Sesario sebagai penyanyi solo.
Baca juga: Nyanyikan Lagu Sayap Kecil, Arden Wiebowo Beranikan Diri Ambil Langkah Baru Sebagai Penyanyi Solo
Lagu yang diciptakan, di aransemen dan diproduseri Arden Wiebowo ini adalah surat cinta yang tertunda, sebagai ungkapan rasa sayang, rasa hormat, dan tanda terima kasih tertinggi dari anak perempuan ke ayahnya yang selalu menjadi sandaran terkuatnya dalam menghadapi dunia.
"Lagu ini juga bisa menjadi jawaban dari 'Sayap Kecil', karena mengambil point of view anak," kata Arden Wiebowo.
Selain Malika Sesario, Arden Wiebowo juga memproduseri dan mengaransemen lagu dari dua pendatang baru lain yang bernama Arsyall Azizan dan Geren.
Bagi Arden Wiebowo, keduanya memiliki ciri khas dan karakter suara yang istimewa.
"Saya ingin karya-karya saya ini dapat menghiasi industri musik Indonesia dan mewakili setiap perasaan pendengarnya," kata Arden Wiebowo.