TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Lomba tangkap bebek menjadi salah satu cabang perlombaan unik yang diikuti warga Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Lomba tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).
Pantauan TribunnewsSultra.com pada Selasa (11/8/2026) petang, kegiatan 17-an ini digelar di Lapangan Kantor DPMPTSP Provinsi Sultra.
Di lokasi tersebut, panitia telah menyiapkan arena berbentuk lingkaran lengkap dengan dua ekor bebek.
Sebelum lomba dimulai, lokasi sudah dipadati puluhan warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang antusias menyaksikan perlombaan tersebut.
Baca juga: 135 TK di Kendari Ikuti Karnaval Juang HUT ke-81 RI, Ribuan Murid Kenakan Kostum Nuansa Kemerdekaan
Pertandingan tangkap itik ini dimulai sekitar pukul 17.00 Wita dan diikuti 11 peserta yang dibagi ke dalam tiga tahapan, yakni babak penyisihan, grand final, dan final.
Uniknya, seluruh peserta dalam lomba tersebut merupakan ibu-ibu.
Setiap peserta diwajibkan mengenakan kacamata renang yang telah dipiloks hitam sebagai penutup mata.
Kondisi tersebut membuat lomba tangkap itik semakin seru, lantaran para peserta harus berusaha mencari dan menangkap bebek tanpa bisa melihat keberadaannya.
Saat pertandingan berlangsung, riuh suara penonton terdengar hingga ke jalan raya.
Baca juga: Keseruan Lomba 17-an Antara Pegawai di Kendari Jelang HUT ke-81 RI, Estafet Gelas hingga Voli Sarung
Gelak tawa dan sorakan warga pecah setiap kali peserta berusaha mengejar bebek yang bergerak ke sana-ke mari di dalam arena.
Salah satu warga RT 01 RW 02, Murti mengatakan, dirinya senang dengan kegiatan 17-an yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Namun, menurutnya, baru tahun ini rangkaian perlombaan menjelang Hari Kemerdekaan digelar semeriah tersebut di Kelurahan Watu-Watu.
"Ini satu kegiatan yang sangat meriah, megah, senang, semua masyarakat berkumpul," katanya saat ditemui di lokasi.
Melihat peserta mengikuti lomba tangkap bebek, Murti mengatakan perlombaan tersebut sangat menghibur.
Baca juga: Daftar Harga Bendera Merah Putih di Kendari, Pedagang Mengeluh Penjualan Sepi Jelang HUT RI 2026
Dia mengaku terhibur melihat para peserta jatuh-bangun saat berusaha menangkap itik dengan mata tertutup.
Murti berharap, kegiatan kemasyarakatan dalam menyambut HUT ke-81 RI tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun berikutnya dengan suasana yang semakin meriah.
Sementara itu, Lurah Watu-Watu, Suriatno Daud, mengatakan, kegiatan itu difokuskan bagi warga yang tersebar di 16 RT dan 6 RW.
Dia menyebutkan, terdapat berbagai perlombaan lain yang turut digelar dalam rangkaian kegiatan 17-an tersebut.
Seperti lomba yel-yel, bola gotong, lari kelereng, makan kerupuk, hingga futsal.
Baca juga: Jadwal Gerak Jalan, Karnaval Juang, hingga Cek Kesehatan Gratis di Kota Kendari Jelang HUT ke-81 RI
"Untuk tahun ini kurang lebih ada 13 lomba yang kami adakan," ujar dia.
Menurutnya, selain lomba tangkap itik, lomba futsal anak-anak juga menjadi salah satu perlombaan yang digemari masyarakat.
Kegiatan 17-an di Kelurahan Watu-Watu tersebut berlangsung sejak 9 hingga 15 Agustus 2026.
Suriatno berharap, seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menumbuhkan sikap nasionalisme dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
"Kami juga menyampaikan ke warga bahwa menang-kalah itu hal biasa, walaupun ada yang menang itu adalah bonus, tetapi yang utama adalah kita mengisi kemerdekaan dengan berbagai macam perlombaan," jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)