Mentan Amran Janji Permudah Regulasi Bantuan Peralatan Pertanian bagi Buruh Tani saat di Gresik
Dyan Rekohadi August 12, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan peralatan pertanian dalam menghadapi ancaman kekeringan di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). 

Bantuan Pemerintah Pusat tersebut terdiri atas 54 unit irigasi perpompaan, 9 unit irigasi perpipaan, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebanyak 12 unit.

Selain itu, Mentan Amran juga menyerahkan 2 unit traktor roda dua kepada buruh tani.

Bantuan itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses petani dan buruh tani terhadap alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Selain itu, Mentan Amran meninjau langsung lahan pertanian yang terdampak kekeringan dengan luasan lebih dari 200 hektare. 

“Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah, karena berpotensi mempengaruhi produktivitas pertanian apabila tidak segera ditangani,” kata Amran.

Baca juga: Mentan Amran Sulaiman Tinjau Kekeringan di Gresik dan Berikan Solusi Pompa

 

Solusi Penanganan Kekeringan

Mentan Amran mengatakan, penanganan kekeringan akan dilakukan melalui dua pendekatan. Yaitu, lahan yang memiliki sumber air di sekitar area persawahan, Pemerintah akan memberi bantuan pompa.

Sedangkan lahan yang tidak memiliki sumber air, akan ditangani melalui pembangunan sumur dangkal.

“Kita bagi dua solusinya. Yang pertama, yang ada sumber air dekat dari sawah yang kekeringan, kita berikan pompa langsung. Tidak ada basa-basi, tidak birokrasi panjang. Yang kedua, yang tidak ada sumber air, kita siapkan sumur dangkal,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan, Pemerintah tidak ingin ancaman kekeringan mengganggu produktivitas pertanian.

Menurutnya, kondisi perberasan Jawa Timur saat ini relatif aman dengan produksi sekitar 1,3 juta ton, namun Pemerintah tetap perlu melakukan mitigasi untuk menghadapi risiko kekeringan.

“Kita tenang, tetapi kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap berusaha keras untuk memitigasi risiko kekeringan yang terjadi tahun ini,” katanya.

 

Permudah Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menyampaikan rencana perubahan regulasi, agar buruh tani dapat memperoleh bantuan Alsintan secara lebih mudah. 

Menurutnya, buruh tani selama ini masih menghadapi keterbatasan akses karena regulasi yang berlaku.

Ke depan, bantuan seperti traktor, combine harvester, alat tanam, dan Alsintan lainnya akan dibuka lebih luas bagi buruh tani.

Mekanisme pengusulannya juga akan disederhanakan dengan memperkuat peran penyuluh pertanian lapangan (PPL).

“Tanda tangannya tidak usah ribet. Cukup PPL kami terima. PPL tanda tangan, kami terima di Jakarta, kami kirim alatnya kepada yang membutuhkan,” kata Mentan Amran.

Terkait kebutuhan tersebut, Amran menyatakan Pemerintah Pusat siap melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian ATR/BPN, apabila terdapat persoalan pertanahan yang perlu diselesaikan.

Ia meminta kebutuhan tersebut disampaikan secara tertulis agar dapat segera dikoordinasikan.

“Kalau kepentingan rakyat, Presiden perintahkan layani. Tidak usah basa-basi,” tegas Amran.

Baca juga: Gandeng PT Smelting, Gus Yani Tanam 10 Ribu Mangrove Pertahankan Pesisir Gresik

 

Wabup Gresik Dukung Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat

Sementara Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengapresiasi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman yang turun langsung melihat kondisi lahan pertanian terdampak kekeringan di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para petani di Kabupaten Gresik. Bantuan ini tentu sangat berarti, terutama untuk menjaga ketersediaan air dan produktivitas lahan pertanian di tengah musim kemarau,” kata Wabup Alif.

Wabup Alif mengatakan, dukungan Pemerintah Pusat menjadi dorongan bagi Gresik untuk semakin memperkuat, berbagai upaya menjaga produktivitas pertanian.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi penting, untuk memastikan petani tetap dapat berproduksi di tengah tantangan perubahan cuaca.

“Gresik siap bersinergi dan mendukung penuh program Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami akan terus memperkuat infrastruktur pertanian, memastikan bantuan tepat sasaran, serta mendorong petani agar semakin produktif dan sejahtera,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.