Kronologi 3 Anak SD Temukan Mayat Mengapung di Sungai Jawi Pontianak, Identitas Korban Terungkap
Faiz Iqbal Maulid August 12, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Geger mayat pria ditemukan mengapung di aliran sungai kawasan Sungai Jawi, Jalan Puyuh, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak pada Selasa 11 Agustus 2026 siang.

Begini kronologi penemuannya.

Kronologi Penemuan Mayat

Berdasarkan informasi sekitar, mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh tiga anak sekolah dasar (SD) yang sedang asyik memancing ikan di tepi sungai, yakni Zikri alias Sulaiman (10), Dafa (11), dan Aal (10).

Zikri (10) menceritakan detik-detik awal saat dirinya bersama dua rekannya melihat jasad tersebut. 

Menurutnya, saat itu mereka berniat pindah mencari spot mancing baru di sepanjang tepi sungai. 

Ketika sedang mengamati permukaan air, mata mereka tertuju pada sesosok benda misterius yang mengapung.

• BREAKING NEWS - Kira Kelapa, Tiga Bocah Geger Temukan Mayat Pria Mengapung di Jalan Puyuh Pontianak

Awalnya, ketiga anak tersebut mengira benda bulat berwarna gelap yang mengapung itu adalah buah kelapa hanyut.

"Kamek (kami) ni kan mau pindah tempat, abis itu kamek nengok dia ngapung. Kira kamek itu kelapa, abis itu rupa ada tangan," ungkap Zikri di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa siang WIB.

Menyadari ada hal yang tidak wajar, Zikri dan kawan-kawannya langsung memberanikan diri mendekati pinggir sungai. 

Betapa terkejutnya mereka saat melihat dengan jelas bagian jemari dan lengan manusia yang berada di samping benda mengapung tersebut.

Mengetahui benda mengapung itu adalah mayat manusia, ketiga bocah ini langsung lari terbirit-birit berteriak meminta pertolongan kepada warga dan pemilik toko di dekat lokasi kejadian.

"Kami ketemu kaget. Pas didekatin rupanya ada tangannya, abis itu kami langsung ngasih tau ke toko burung tu ada mayat, abis itu bekejar lah dia (warga)," tambah Zikri.

Menerima laporan darurat dari warga setempat, jajaran kepolisian dari Polsek Pontianak Kota bersama tim gabungan langsung bergerak cepat menuju TKP pada pukul 13.40 WIB.

Proses evakuasi jasad korban berlangsung cukup dramatis dan menyedot perhatian publik.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Kepolisian, Basarnas/SAR, relawan kemanusiaan, Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak bahu-membahu menaikkan jasad dari dalam aliran sungai.

Kondisi mayat saat pertama kali ditemukan dalam posisi telungkup dan sudah mulai membengkak akibat terendam air.

Saat berhasil dievakuasi ke daratan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia lanjut, serta hanya mengenakan celana pendek berwarna merah. 

Petugas yang melakukan pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan dokumen maupun kartu identitas (KTP) pada tubuh korban.

• 5 Fakta Jasad Eks Anggota DPRD Sekadau Abdul Awal di Desa Sungai Ringin, Polisi Temukan Obat

Polisi Ungkap Identitas Korban

Kapolsek Pontianak Kota, AKP Denni Gumilar mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas korban.

"Hari ini, Selasa tanggal 11 Agustus 2026, sekitar jam setengah dua siang telah ditemukan mayat berinisial Bastiar, umur kurang lebih 60 hingga 63 tahun. Pertama kali ditemukan oleh adik-adik kita yang sedang memancing, posisi korban saat itu tengkurap di sungai," tegas AKP Denni Gumilar kepada wartawan.

Pihak kepolisian langsung membawa jasad pria lanjut usia tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum et repertum guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Sekarang mayat sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Terkait penyebab kematian serta kronologi lengkapnya masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh tim Satreskrim," pangkas AKP Denni.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.