Jangan Pakai Nama Samaran, Ini Cara Ortu Kenalkan Organ Intim pada Anak
Nanda Lusiana Saputri August 12, 2026 08:35 AM

TRIBUNNEWS.COM - Mengajarkan anak mengenal bagian tubuhnya, termasuk organ intim, merupakan bagian penting dari pendidikan sejak dini.

Namun, sebagian orang tua masih merasa canggung menyebut nama organ intim secara langsung dan memilih menggunakan istilah atau nama samaran.

Padahal, penggunaan nama yang sebenarnya justru dinilai lebih baik agar anak dapat mengenali tubuhnya dengan tepat sekaligus memahami organ intim merupakan bagian tubuh yang perlu dihormati.

Dosen Fakultas Kedokteran UKDW Yogyakarta, dr. Septian Dewi, M.Biomed, mengatakan orang tua sebaiknya tidak perlu mengganti istilah ilmiah organ intim dengan sebutan lain yang terdengar lucu atau lebih halus.

Menurutnya, ketika berbicara mengenai bagian tubuh anak, orang tua dapat menyebutnya secara langsung sesuai istilah anatomi yang benar.

"Kalau kita mau bilang itu adalah vagina, ya kita bilang vagina. Itu adalah penis, ya kita bilang itu penis," ujar dr. Septian dalam wawancara MOMSPIRATION Tribun Health bersama, Melia Istighfaroh, dalam wawancara program YouTube MOMSPIRATION di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026).

Ia mencontohkan, orang tua dapat mengatakan kepada anak, "Ini penisnya adik" atau "Ini vaginanya adik" ketika mengenalkan bagian tubuh.

Penggunaan istilah yang tepat, menurut dr. Septian, bukan berarti membuat pembicaraan mengenai organ intim menjadi tidak sopan.

Sebaliknya, hal tersebut dapat membantu anak memahami dan menghargai bagian tubuhnya.

"Jadi tidak memberikan nama-nama lain itu akan membantu mereka juga menghormati karena ada rasa hormat juga ketika kita tidak memakai kata-kata yang lucu-lucu untuk area situ," jelasnya.

Baca juga: Tips Menjelaskan Menstruasi kepada Anak Laki-laki Menurut Dokter

Nama Organ Intim Tidak Perlu Dibuat Lucu

Kebiasaan memberikan nama samaran untuk organ intim mungkin dilakukan orang tua karena merasa lebih nyaman saat berbicara dengan anak.

Namun, penggunaan istilah yang tidak tepat dapat membuat anak justru kesulitan memahami nama sebenarnya dari bagian tubuh tersebut.

Karena itu, orang tua dianjurkan menggunakan istilah yang memang digunakan secara ilmiah.

Dengan begitu, anak memiliki pemahaman yang jelas mengenai tubuhnya sejak dini.

"Pakailah kata-kata yang memang secara ilmiah itu dipakai," kata dr. Septian.

Ia juga menekankan bahwa organ intim merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi dan nilai penting.

Orang tua dapat menjelaskan kepada anak dengan bahasa sederhana bahwa bagian tersebut merupakan organ khusus yang perlu dijaga dan dihormati.

"Ini adalah organ yang dikasih istimewa, dikasih sama Tuhan," tuturnya.

Pendekatan tersebut dapat membuat pembicaraan mengenai organ intim terasa lebih natural.

Anak juga tidak perlu merasa bahwa menyebut nama penis atau vagina merupakan sesuatu yang memalukan atau bahan lelucon.

Orang Tua Perlu Membangun Komunikasi yang Terbuka

Sementara itu, dokter umum dan Master of Public Health, dr. Enny Listiawati, MPH, turut menyoroti pentingnya orang tua menggunakan istilah yang jelas ketika berkomunikasi dengan anak mengenai tubuh.

Rasa canggung memang dapat muncul ketika orang tua mulai mengajarkan nama-nama bagian tubuh kepada anak.

Namun, pembiasaan sejak dini dapat membantu orang tua dan anak berkomunikasi dengan lebih terbuka.

Dengan mengenal nama organ tubuh secara benar, anak juga akan lebih mudah menyampaikan ketika mengalami sesuatu yang tidak nyaman pada bagian tubuhnya.

Oleh karena itu, pembelajaran mengenai organ intim tidak perlu dilakukan dengan suasana yang menakutkan atau penuh rasa malu.

Orang tua dapat mengenalkannya secara bertahap, menggunakan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan usia anak.

Pada akhirnya, mengajarkan nama organ intim bukan sekadar soal memilih istilah yang tepat.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya membantu anak mengenal, menghargai, dan menjaga tubuhnya sendiri sejak dini.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.