Berawal dari Penyaluran Dana Desa, 7 Kantor Pemerintah Kabupaten Puncak Papua Tengah Dibakar
Erik S August 12, 2026 08:35 AM

TRIBUNNEWS.COM, PUNCAK-  Aksi protes massa berujung pada pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (11/8/2026) malam.

Tujuh kantor pemerintah yang dibakar meliputi Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRK, Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kantor Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan.

Pembakaran kantor diduga buntut dari penyaluran Dana Desa (DD) tahap pertama reguler, Selasa (11/8/2026).

Aksi protes berujung pembakaran kantor berlangsung sekira pukul 18.30 WIT.

PEMBAKARAN DI PUNCAK - Tampak Kantor Bupati Kabupaten Puncak, Papua Tengah yang dibakar massa, Selasa (11/8/2026) malam.
PEMBAKARAN DI PUNCAK - Tampak Kantor Bupati Kabupaten Puncak, Papua Tengah yang dibakar massa, Selasa (11/8/2026) malam. (HO/IST/TribunPapuaTengah.com/Marselinus Labu Lela)

Berdasarkan pantauan, situasi Ilaga yang sebelumnya lengah tiba-tiba berubah menjadi lautan api.

Sejak pagi aktivitas perkantoran dan perekonomian berjalan sebagaimana biasanya.

Jalanan ramai, kantor, ramai, disusul dengan penyaluran Dana Desa berlangsung aman.

Namun pada sore hari sekitar pukul 17.40 WIT situasi memanas setelah Dana Desa disalurkan.

Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F Ximenes membenarkan pembakaran perkantoran Pemda Puncak.

"Penyebab pasti kami masih dalami. Memang sebelum kejadian ada penyaluran DD untuk 206 kampung dari 25 distrik," ujarnya.

Baca juga: Gedung Biro Kesra di Kantor Gubernur Kalteng Kebakaran

Dominggos menyebut situasi mulai tegang saat sekelompok warga mendatangi kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Puncak.

Usaha Bupati Tidak Berhasil

Sementara itu, Bupati Puncak, Elvis Tabuni, sempat datang guna menenangkan massa namun tidak berhasil.

Massa kemudian mengamuk dan membakar Kantor PMK.

Aksi pembakaran merambat ke Kantor Bupati, Kantor DPRK, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbabgpol, Kantor Dinas Sosial, dan Kantor Keuangan.

Lalu Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kantor Dinas Kesehatan, dan Kantor Pendapatan Daerah.

Api juga menjalar hingga ke Kantor Ketahanan Pangan dan mengalami kerusakan.

Massa juga menjarah di Kantor Inspektorat.

Baca juga: Menko PMK: Titik Api Kebakaran di Gunung Bromo Tinggal Dua, Harus Segera Dipadamkan

Khusus Kantor BPBD api berhasil dipadamkan, sedangkan salah satu gedung di belakang Bank Papua juga dibakar.

Selain perkantoran, massa juga membakar satu unit mobil dinas (Hilux Putih) milik Kabag Umum Setda Puncak.

Aparat gabungan TNI-Polri memperketat penjagaan di beberapa lokasi yang dianggap rawan.

"Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polsek juga melakukan siaga ketat. Dan personel Satgas Gakkum Tindak ODC siaga di Kotis," jelas Dominggos.

Hingga saat ini polisi masih patroli guna memastikan kondisi tetap aman, serta mendata gedung-gedung yang dibakar massa.

"Personel dan masyarakat mengimbau agar massa membubarkan diri meninggalkan lokasi pembakaran,"tandas Dominggos. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.