TRIBUNTRENDS.COM - Nama Rico Roberto Syah, pemuda asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendadak ramai diperbincangkan warganet.
Perhatian publik tertuju kepadanya setelah mahar pernikahannya dengan Laella Nur Fadhilah (20) terungkap cukup fantastis.
Pernikahan keduanya berlangsung di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu (8/8/2026).
Mahar yang diberikan Rico kepada sang istri bukan berupa emas maupun uang tunai seperti lazimnya pernikahan.
Ia justru menyerahkan sejumlah aset bernilai tinggi sebagai mahar untuk Laella pada hari bahagia tersebut.
Di antara mahar itu terdapat sebuah alat berat ekskavator yang langsung mencuri perhatian publik.
Tak hanya itu, Rico juga memberikan kendaraan seperti GWM Tank 300 dan Honda Brio kepada istrinya.
Deretan hadiah tersebut masih dilengkapi Vespa matik serta sebuah sepeda motor trail.
Baca juga: Pengantin Wanita di Grobogan Diberi Seserahan Rubicon hingga Ekskavator, Ini Pekerjaan Sang Suami
Kehadiran berbagai kendaraan dan alat berat itu membuat mahar pernikahan Rico dan Laella diperkirakan bernilai miliaran rupiah.
Momen pemberian mahar tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Warganet pun mulai penasaran dengan sosok Rico Roberto Syah yang mampu memberikan mahar dengan nilai fantastis.
Perhatian tidak hanya tertuju pada pernikahannya, tetapi juga pada kehidupan pribadi pemuda asal Grobogan tersebut.
Sejumlah warganet mempertanyakan latar belakang Rico hingga bisnis atau pekerjaan yang menjadi sumber kekayaannya.
Rasa penasaran publik semakin besar karena aset yang dijadikan mahar tergolong tidak biasa untuk sebuah pernikahan.
Kini, sosok Rico Roberto Syah menjadi sorotan setelah kisah mahar unik dan bernilai fantastis itu viral di tengah masyarakat.
Rico sendiri ternyata anak kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Dwi Sri Astutik.
Fakta ini dibenarkan oleh Kepala Desa Ketro, Suwarsih.
"Mempelai pria anaknya Kades Karangrejo," kata Suwarsih, dikutip dari TribunJateng.com, Rabu (11/8/2026).
Dwi Sri Astutik sendiri menjabat mulai 2023 usai menang di Pilkades.
Ia sendiri memiliki harta kekayaan Rp.2.252.100.000 sebagaimana ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2025.
Harta tersebut terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp1.482.500.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp450.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp399.000.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp15.600.000.
Untuk tanah dan bangunan, Dwi Sri Astutik tercatat memiliki tanah seluas 67 meter persegi di Kabupaten Grobogan senilai Rp50.000.000, tanah seluas 2.386 meter persegi senilai Rp500.000.000, tanah seluas 66 meter persegi senilai Rp130.000.000, serta dua bidang tanah masing-masing seluas 890 meter persegi dengan nilai Rp400.000.000.
Selain itu, ia memiliki tanah dan bangunan seluas 96 meter persegi dengan nilai Rp2.500.000.
Untuk alat transportasi, Dwi Sri Astutik tercatat memiliki mobil Toyota Hilux 2.4V Double Cabin 4x4 tahun 2024 senilai Rp450.000.000.
Dalam LHKPN tersebut, ia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp399.000.000 dan kas serta setara kas sebesar Rp15.600.000.
Sementara itu, Dwi Sri Astutik tercatat memiliki utang sebesar Rp95.000.000. Setelah dikurangi utang, total harta kekayaannya tercatat sebesar Rp2.252.100.000.
Baca juga: Viral Pengantin di Grobogan Dapat Seserahan Rubicon dan Ekskavator, Total Biaya Dilansir Capai 6 M
Kembali ke Rico, pemuda berumur 23 tahun itu memang berasal dari keluarga berada.
Hal ini turut dibenarkan oleh Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto.
"Pihak laki-laki memang sudah kaya dari dulu. Kita doakan saja semoga sakinah mawaddah warahmah," katanya, dikutip dari TribunJateng.com.
Rico sendiri sudah berkecimpung di bidang penyewaan alat berat sejak 2022 lalu.
"Lulus kuliah itu selang setahun itu terus saya main alat berat, tapi masih punya teman. Pinjam punya teman tak rentalke (sewakan) dapat untung sehari ya Rp200-Rp250 ribu kayak gitu."
"Terus dari situ lama-kelamaan saya punya pikiran buat beli sendiri," katanya.
Rico melanjutkan ceritanya, dirinya kemudian mendapatkan suntikan modal dari sang ayah.
Modal tersebut lantas dibelikan ekskavator yang di kemudian hari dijadikan mahar untuk sang istri.
Rico berencana, ke depan ekskavator akan disewakan juga.
"Pastinya untuk kerja lagi nanti buat kerja penghasilan buat istri," tegasnya.
Sementara itu, Laela mengaku tidak menyangka akan mendapatkan mahar berupa alat berat.
"Rada kaget sih ya, karena beda gitu ya dari yang lain. Tapi, perasaannya pasti senang ya."
"Semua orang kalau diusahakan juga pasti senang kan. Saya senang bahagia juga," katanya, dikutip dari kanal YouTube KompasTV.
(TribunTrends/Tribunnews/Endra)