KABAR Baik untuk Persib, Nama Maung Bandung Hilang dari FIFA Registration Ban List
Satrio Sarwo Trengginas August 12, 2026 09:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kabar baik datang untuk Persib Bandung di tengah persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Nama Persib dikabarkan sudah tidak lagi tercantum dalam FIFA Registration Ban List.

Persib tak lagi terlihat dalam FIFA Registration Ban List yang tertera di situs resmi FIFA saat ditelusuri TribunJakarta pada Rabu (12/8/2026) pagi.

Sebelumnya, Persib sempat kembali masuk dalam daftar tersebut sejak 10 Agustus 2026.

Sanksi itu berkaitan dengan perkara lama antara Persib dan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts, yang terjadi pada 2022.

Manajemen Persib sebelumnya telah menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan kasus baru yang muncul pada musim 2026/2027.

Hilangnya nama Persib dari daftar FIFA tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejumlah akun sepak bola turut mengabarkan bahwa Maung Bandung sudah terbebas dari FIFA Registration Ban.

Salah satunya akun @bandoengin.

"BREAKING"

"Nama Persib sudah tidak lagi ada di FIFA Registration Ban List," tulis akun tersebut.

Informasi serupa juga dibagikan akun blueblood_id.

"SATSET! DIAM-DIAM, BERES! 💙 Sempat kembali masuk FIFA Registration Ban List, kini persoalan Robert René Alberts dikabarkan sudah diselesaikan oleh manajemen PERSIB," tulisnya.

Akun tersebut juga menilai penyelesaian persoalan lama itu menjadi kabar positif bagi Persib yang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari Persib Bandung mengenai pencabutan FIFA Registration Ban tersebut.

Persib juga belum mengeluarkan pernyataan resmi yang memastikan bahwa sengketa dengan Robert Rene Alberts telah rampung.

Jika status tersebut benar-benar telah dicabut, Persib tentu mendapat angin segar dalam persiapan musim 2026/2027.

Maung Bandung dapat kembali melakukan proses pendaftaran pemain baru sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, status Registration Ban sempat membuat proses registrasi pemain anyar Persib menjadi perhatian Bobotoh.

Manajemen Persib sendiri sebelumnya meminta Bobotoh tetap tenang dan memastikan persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan.

Kini, hilangnya nama Persib dari FIFA Registration Ban List menjadi perkembangan terbaru yang dinantikan kepastian resminya dari manajemen Maung Bandung.

Persib Sebut Kasus Lama

Manajemen Persib sebelumnya telah memberikan penjelasan mengenai status FIFA Registration Ban tersebut.

PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan sanksi tersebut berkaitan dengan kasus lama yang terjadi pada 2022.

Manajemen Persib menegaskan persoalan tersebut bukan perkara atau kejadian baru yang terjadi pada periode saat ini.

Kasus tersebut berkaitan dengan laporan dari mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts.

Informasi mengenai keputusan FIFA atas kasus tersebut baru diketahui Persib dalam perkembangan terakhir.

Saat ini, Persib tengah melakukan kajian untuk memahami dasar keputusan, posisi kasus, serta langkah yang perlu ditempuh sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

RUNNER UP - Persib Bandung harus puas mengakhiri kiprahnya di Piala Presiden 2026 sebagai runner-up setelah takluk dari Persebaya Surabaya dalam drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).
RUNNER UP - Persib Bandung harus puas mengakhiri kiprahnya di Piala Presiden 2026 sebagai runner-up setelah takluk dari Persebaya Surabaya dalam drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). (Dokumentasi Persib Official)

"Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat."

Persib menyatakan akan menghormati keputusan regulator dan menindaklanjutinya secara bertanggung jawab.

Manajemen juga memastikan penyelesaian persoalan tersebut menjadi salah satu prioritas klub.

"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya."

Nasib Pemain Baru Persib

Meski menghadapi status Registration Ban, Persib memastikan persiapan menghadapi musim 2026/2027 tetap berjalan.

Manajemen menyebut seluruh pemain baru Persib telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan."

Persib juga menegaskan persoalan tersebut tidak akan mengganggu fokus klub dalam mempersiapkan musim baru.

Manajemen menyebut setiap persoalan akan diselesaikan berdasarkan kajian dan skala prioritas.

"Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan perlu dilihat secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan begitu, kami dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama PERSIB."

Sebagai klub profesional, Persib juga menyatakan komitmennya untuk mematuhi seluruh regulasi yang ditetapkan operator kompetisi maupun federasi.

Persib akan terus menindaklanjuti proses tersebut dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi yang dapat disampaikan kepada publik.

Pesan Diky Soemarno untuk Fans Persija

Di tengah persoalan yang dihadapi Persib, Eks Ketum Jakmania, Diky Soemarno memilih mengingatkan suporter Persija agar tidak menjadikan masalah klub lain sebagai bahan untuk dirayakan atau diurusi.

Menurut Diky, persoalan seperti registration ban dapat terjadi pada klub mana pun apabila terdapat kewajiban yang belum diselesaikan.

Karena itu, ia meminta fans Persija untuk lebih fokus terhadap klub sendiri.

Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa rivalitas antara Persija dan Persib sebaiknya tidak membuat suporter mengabaikan kemungkinan persoalan serupa terjadi di klub masing-masing.

"Fansnya Persija ga usah ngurusin klub lain yang kena banned. Suatu saat bisa aja itu ke klub kita sendiri."

Pernyataan Diky tersebut muncul ketika Persib masih melakukan kajian terhadap status FIFA Registration Ban yang tercantum terhadap klub.

Berita terkait

  • Baca juga: Dedengkot Bobotoh Sentil Persib soal Sanksi FIFA: Hak Robert Rene Alberts "Tinggal Ditransfer"
  • Baca juga: KABAR Transfer: Persib Pinjamkan Hamra ke Garudayaksa, Bobotoh Malah Ramai Singgung Ramon Tanque
  • Baca juga: BOBOTOH Persib "Jual" Ramon Tanque, Kemampuan: Dribble Cuma 2 Persen, Style 1 Triliun Persen

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.