2 Nakes yang Hina Pasien BPJS Datang ke Rumah Yurizal, Dikawal Polisi, Minta Maaf, Reaksi Keluarga
ninda iswara August 12, 2026 09:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Dua oknum tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya ramai disorot karena diduga membully pasien BPJS Kesehatan, Yurizal, akhirnya mendatangi keluarga almarhum di Bogor.

Keduanya datang langsung ke kediaman keluarga Yurizal pada Senin (10/8/2026) sore untuk menemui pihak keluarga.

Kedatangan dua nakes tersebut juga diketahui oleh warga setempat yang sempat melihat mereka datang dari Jakarta.

"Yang saya tahu nakes yang kemarin ke sini, yang kemarin dari Jakarta, tapi saya gak tahu nakes mananya," kata Andri kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (11/8/2026).

Menurut Andri, sebelum menuju rumah keluarga Yurizal, kedua nakes itu lebih dulu mendatangi rumah RW setempat.

"Dia yang kemarin dari Jakarta ke sini dulu (ke rumah RW), minta dianterin ke sana, sore jam 17.00 WIB-an," imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu dari mereka juga disebut sempat menyampaikan pengakuan mengenai kondisi yang mereka rasakan setelah kasus tersebut menjadi viral.

Andri menyebut kedua nakes itu mengaku khawatir dan takut keluar rumah setelah persoalan tersebut mendapat perhatian luas.

Baca juga: Nakes Temui Keluarga Yurizal Pasien BPJS, Menyesal & Minta Maaf, Reaksi Ibunda, Kakak Ogah Tanggapi

Karena alasan tersebut, keduanya memilih meminta pendampingan ketika hendak mendatangi kediaman keluarga Yurizal di Bogor.

Kedatangan mereka pun tidak berlangsung sendirian karena dua anggota kepolisian turut mendampingi selama berada di lokasi.

"Kan dari Jakarta katanya takut keluar, takut apa," kata Andri.

Andri menjelaskan, dua orang nakes tersebut datang dari Jakarta dan didampingi dua petugas kepolisian dari polsek setempat.

"Dia dua orang, yang dari Jakarta dua orang, (didampingi) dari polsek di sini dua orang," kata Andri.

Pertemuan antara kedua nakes dan keluarga Yurizal berlangsung dalam suasana kondusif tanpa adanya persoalan yang muncul.

"Gak ada masalah sih, dari keluarga gak ada masalah," kata Andri.

Nakes Sampaikan Permintaan Maaf

Andri mengatakan, kedatangan mereka juga menyampaikan permintaan maaf atas tindakan bullying yang sebelumnya dilakukan terhadap almarhum melalui media sosial.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan diterima dengan baik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua oknum nakes menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga atas tindakan mereka yang sempat membully Yurizal di media sosial sebelum almarhum meninggal dunia.

Pihak keluarga pun menerima permintaan maaf tersebut.

“Gak ada masalah sih, dari pihak keluarga menerima,” ujar Andri.

Ia menambahkan, suasana keluarga almarhum juga tetap baik selama pertemuan berlangsung.

“Gak ada masalah sih keluarga, baik kakaknya, baik ibunya, baik bapaknya,” katanya.

SOSOK YURIZAL - Sosok Yurizal, curhatannya mengenai BPJS viral dan kini meninggal dunia (Tribun Trends)

Sosok Yurizal

Kasus perundungan terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan oleh nakes dan dokter di media sosial terus bergulir. Mirisnya, seusai mengalami perundungan Yurizal meninggal dunia.

Kepergian pria berusia 28 tahun itu menjadi duka tersendiri bagi tetangga tempat tinggal Yurizal di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua RT, Atikah yang juga tetangga rumah menyebut Yurizal dikenal baik dan ramah di lingkungan rumahnya. 

"Baik orangnya, santun, suka nyapa gitu, walaupun dia lagi di motor juga kalau ngeliat saya klakson," ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Di samping itu, kata dia, Yurizal Tri Chaerawan juga bukanlah sosok yang bermasalah.

Ia menyebut, almarhum cukup supel dalam bergaul di lingkungan tempat tinggalnya.

"Dia orang baik pokoknya, di rumah juga bergaul secukupnya aja gak pernah neko-neko," katanya.

Tak hanya itu, Atikah pun mengaku kagum dengan Yurizal Tri Chaerawan yang memiliki profesi sebagai MC.

Atikah menilai bahwa almarhum merupakan MC yang memiliki potensi.

"Dia MC begitu kalau ada hajatan, saya pernah lihat sekali bagus suaranya, saya suka," katanya.

Atikah mengaku awalnya menganggap kematian warganya itu sudah menjadi bagian dari takdir.

Namun dibalik itu ternyata terdapat hal yang menjadi perbincangan hangat di media sosial dan baru diketahuinya setelah almarhun mengembuskan napas terakhirnya.

Ia pun mengaku sangat sedih sekaligus prihatin atas apa yang menimpa Yurizal Tri Chaerawan di penghujung hidupnya.

"Saya mah sangat miris, dia lagi sakit, lagi berjuang pengen sembuh, tapi ada orang yang begitu, bikin saya miris," ujarnya.

Atikah juga sangat menyesalkan komentar miring dalam merespon curhatan almarhum di media sosial.

Menurutnya, orang-orang terdekatnya sangat mensupport Yurizal Tri Chaerawan agar semangat untuk sembuh.

Bahkan, ia dan sejumlah warga pun sempat menjenguk Yurizal Tri Chaerawan saat masih di rumah.

Lebih lanjut, Atikah pun berharap almarhum temang di alam sana dan  mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

"Orang-orang di sini aja mendoakan, kenapa mereka yang viral itu berbicara seperti itu, sangat disayangkan, semoga yang meninggalnya tenang di sana, diterima amal iman islamnya," ucapnya.

Diketahui kisah pilu dialami oleh pasien peserta BPJS Kesehatan asal Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bernama Yurizal Tri Chaerawan.

Ia dibully oleh tenaga kesehatan (nakes) karena curhatannya di media sosial yang harus menunggu 8 jam di IGD tanpa kejelasan ruang perawatan saat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Bukannya memberikan pemahaman, sejumlah oknum nakes justru membanjiri komentar unggahannya dengan kalimat-kalimat nirempati.

Kejadian itupun kemudian terus berkembang dan viral di media sosial, namun Yurizal Tri Chaerawan telah meninggal dunia sepekan lalu tepatnya 31 Juli 2026.

(TribunTrends/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.