Taiwan Protes Rencana Latihan Militer Indonesia dengan China di Dekat Wilayah Mereka
Hasanudin Aco August 12, 2026 10:20 AM

Ringkasan berita

  • Taiwan memprotes rencana latihan militer angkatan laut China bersama Indonesia di sebelah timur Taiwan pada pertengahan Agustus 2026.
  • Taiwan menilai latihan tersebut sebagai provokasi dan upaya China menciptakan kesan memiliki yurisdiksi atas perairan di sekitar Taiwan.
  • Rencana itu disebut tidak biasa karena China jarang menggelar latihan militer dengan pihak asing di wilayah tersebut.
  • Pengumuman China muncul setelah pertemuan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan pejabat pertahanan AS Elbridge A. Colby. 

TRIBUNNEWS.COM, TAIWAN -  Pemerintah Taiwan mengutuk rencana latihan militer angkatan laut China bersama kapal perang Indonesia di lepas pantai timur pulau itu.

Taiwan menganggap China mencoba menciptakan kesan palsu kepada komunitas internasional bahwa mereka mengendalikan perairan tersebut.

China memandang Taiwan sebagai wilayahnya sendiri.

Juni lalu China mulai melakukan patroli penjaga pantai di lepas pantai timur Taiwan.

Hal ini menyebabkan kemarahan di Taiwan dan memunculkan kekhawatiran Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang selama ini 'mendukung' Taiwan.

Kementerian Pertahanan China mengatakan pada Selasa (11/8/2026) bahwa latihan militer tersebut akan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026 ini di sebelah timur Taiwan.

Meski lokasinya tidak dirinci namun  akan menjadi "latihan navigasi" dengan kapal angkatan laut Indonesia.

Latihan militer yang tidak biasa karena China umumnya tidak pernah mengadakan latihan militer asing di dekat wilayah Taiwan.

Angkatan laut dan kementerian pertahanan Indonesia belum  menanggapi permintaan tanggapan dari Reuters.

Tribunnews.com juga berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari otoritas Indonesia soal ini.

Tadi malam, Dewan Urusan Daratan Taiwan mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan "provokasi militer" dan China harus "segera menghentikan perilaku berbahaya ini yang merusak status quo."

Taiwan juga mengungkit  tindakan China baru-baru ini, termasuk apa yang disebut "patroli penegakan hukum rutin" di sebelah timur Taiwan.

"Ini sebenarnya adalah manipulasi politik, latihan dalam nama, ekspansi dalam kenyataan, yang bertujuan untuk menciptakan kesan palsu di hadapan komunitas internasional bahwa komunis China memiliki yurisdiksi atas perairan di sebelah timur Taiwan," tambahnya.

Taiwan akan terus memantau perkembangan di wilayah sekitarnya dengan cermat, dan mengambil "langkah-langkah yang diperlukan dan tepat," kata dewan tersebut.

Saat Menhan RI bertemu Wakil Menteri Perang AS

Pengumuman China akan menggelar latihan militer dengan Indonesia di dekat wilayah Taiwan muncul setelah Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) bidang Kebijakan Elbridge A. Colby mengunjungi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026) kemarin.

“Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis dan implementasi kerja sama pertahanan Indonesia-Amerika Serikat,” bunyi keterangan pers Kemhan RI, dikutip Selasa (11/8/2026).

soeddin di Kementerian Pertahanan R
Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) bidang Kebijakan Elbridge A. Colby mengunjungi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Dalam pertemuan itu, AS juga menilai Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting di kawasan

China tidak mengakui klaim kedaulatan apa pun dari pemerintah Taiwan dan militernya beroperasi di sekitar pulau itu hampir setiap hari.

Seperti kebanyakan negara, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan.,

Akan tetapi diperkirakan lebih dari 300.000 pekerja migran Indonesia kini menggantungkan hidupnya di Taiwan.

Taiwan Gelar Latihan Militer Pekan Lalu

 Taiwan memulai latihan militer tahunan pada Rabu (5/8/2026) lalu yang bertujuan sebagai simulasi respons terhadap potensi invasi China.

Taiwan memiliki pemerintahan sendiri, namun diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya.

Latihan dengan peluru tajam ini menguji kemampuan angkatan darat Taiwan dalam operasi pertahanan selama 24 jam serta menangkal taktik zona abu-abu China. 

Taktik zona abu-abu China adalah tindakan yang berada tepat di bawah ambang batas perang terbuka. Latihan ketahanan perkotaan akan menguji respons penduduk terhadap gangguan layanan internet.

Latihan bernama Han Kuang yang berlangsung selama 10 hari ini diselenggarakan di berbagai lokasi di seluruh pulau.

Sumber: Reuters/ The Associated Press

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.