PG Meritjan Kediri Jadi Titik Konsolidasi SGN dan Kementan Hadapi Musim Giling 2026
faridmukarrom August 12, 2026 11:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri menjadi titik konsolidasi jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Kementerian Pertanian dan sejumlah pemangku kepentingan dalam menghadapi musim giling 2026.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk menyatukan strategi sekaligus memperkuat kinerja industri gula nasional menuju target swasembada gula.

Jajaran manajemen PT SGN dan perwakilan Kementerian Pertanian melakukan kunjungan strategis ke PG Meritjan, Selasa (11/8/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi operasional PG Meritjan yang tengah menjalankan musim giling 2026.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kunjungan tersebut, di antaranya Direktur Operasional PT SGN Kuntoro Biga Andri, Kepala Bidang BBPPTP Kardiyono, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko, Regional Head Jatim 1 PT SGN Wayan Mei Purwono, serta seluruh GM pabrik gula di wilayah Dhoho.

Baca juga: Emil Dardak Soroti Karhutla di Jawa Timur, Minta Perkuat Personel dan Sekat Bakar

Kehadiran jajaran manajemen dan pemerintah menunjukkan pentingnya koordinasi untuk menjaga keberlangsungan industri gula, khususnya selama musim giling berlangsung.

Koordinasi tidak hanya berkaitan dengan target produksi, tetapi juga untuk memastikan berbagai persoalan operasional dapat segera ditangani.

Kunjungan ke PG Meritjan Jadi Motivasi Pekerja

General Manager PG Meritjan Tites Agung Priyono menyambut positif kunjungan strategis tersebut.

Menurut Tites, kehadiran jajaran manajemen PT SGN dan pemerintah memberikan motivasi tambahan bagi seluruh pekerja PG Meritjan untuk terus meningkatkan kinerja.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan strategis ini. Dengan kunjungan ini tentu menjadi motivasi dan semangat PG Meritjan dalam mendukung swasembada gula nasional," kata Tites.

Ia mengatakan, pencapaian swasembada gula membutuhkan kerja bersama dari berbagai unsur.

Kinerja pabrik harus berjalan beriringan dengan dukungan pemerintah, manajemen perusahaan, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian.

PG Meritjan juga menegaskan komitmennya menjaga kelancaran proses produksi selama musim giling 2026.

Evaluasi dan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan agar kegiatan operasional pabrik dapat berjalan sesuai target.

Manajemen SGN Bahas Efisiensi dan Kualitas Produksi

Konsolidasi kemudian dilanjutkan melalui rapat koordinasi manajemen Regional Jawa Timur 1 PT SGN yang digelar di PG Meritjan Kediri.

Forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan langkah seluruh jajaran manajemen pabrik gula di wilayah regional tersebut.

Sejumlah aspek dibahas dalam rapat, mulai dari efisiensi operasional, peningkatan kualitas produksi hingga strategi pertumbuhan kinerja perusahaan.

"Dalam rapat ini manajemen menyatukan langkah dan memperkuat komitmen untuk mencapai Revolusi 888 PT Sinergi Gula Nusantara (SGN)," jelas Tites.

Menurut Tites, Revolusi 888 menjadi bagian dari perubahan yang ingin dibangun PT SGN dalam menghadapi berbagai tantangan industri gula.

Semangat tersebut tidak hanya diarahkan pada pencapaian produksi, tetapi juga peningkatan kualitas serta efisiensi kerja di lingkungan perusahaan.

"Yaitu semangat perubahan besar di PT SGN untuk efisiensi, meningkatkan kualitas, dan pertumbuhan tiga kali lipat," pungkas Tites.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.