Dapat Lampu Hijau Bank Dunia, Gubernur Maluku Targetkan MILH Dibangun 2027
Ode Alfin Risanto August 12, 2026 11:52 AM

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mega proyek Maluku Integrated Logistic Hub (MILH) kembali mendapat angin segar.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa optimistis proyek kawasan logistik terpadu tersebut dapat direalisasikan melalui groundbreaking pada 2027.

Optimisme itu muncul setelah adanya komitmen dukungan pembiayaan infrastruktur dari Bank Dunia (World Bank).

Baca juga: Diketahui Penyebab Kebakaran Hutan di Sekitar Kampus STKIP Hunimua, Damkar Ingatkan Petani

Baca juga: Penyaluran Dana Desa Berujung Amuk Massa, Mobil hingga Sejumlah Kantor Pemkab Puncak Dibakar

Hendrik menyampaikan hal tersebut usai menghadiri rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran deputi, serta perwakilan Bank Dunia di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Hendrik didampingi Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa dan Kepala Badan Penghubung Maluku di Jakarta Saiful Indra Patta.

Menurut Hendrik, dukungan pembiayaan dari Bank Dunia menjadi perkembangan penting dalam mempercepat pembangunan MILH. Terlebih, proyek yang dirancang di Maluku itu bukan sekadar pembangunan pelabuhan penyeberangan atau pelabuhan singgah biasa.

MILH akan dikembangkan sebagai kawasan industri dan logistik terpadu, dengan pelabuhan sebagai infrastruktur utamanya.

“Bagi Maluku, ini bukan semata-mata pelabuhan. Ini adalah pembangunan kawasan, di mana pelabuhan integrasi itu menjadi core infrastructure atau infrastruktur utamanya,” tegas Hendrik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Bank Dunia yang telah memberikan perhatian terhadap proyek tersebut.

“Kami mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Bappenas dan kementerian teknis lainnya. Kami juga mengapresiasi partisipasi Bank Dunia dan lembaga-lembaga lain yang berminat untuk membantu pembangunan Maluku Integrated Logistic Hub ini,” ujar Hendrik.

Bappenas Dorong Kajian Segera Dimulai

Kepala Bappeda Maluku Anton Lailossa menambahkan, Bappenas telah memberikan rekomendasi kepada Bank Dunia untuk segera memulai penelitian atau kajian yang diperlukan terkait pembangunan MILH.

Kajian tersebut menjadi salah satu tahapan penting menuju realisasi proyek.

Dengan adanya dukungan tersebut, Pemprov Maluku berharap proses persiapan pembangunan MILH dapat berjalan lebih cepat sehingga pembangunan fisik dapat dimulai sesuai target.

Gubernur Maluku bahkan menargetkan 2027 menjadi tahun dimulainya pembangunan Maluku Integrated Logistic Hub.

Keberadaan MILH nantinya diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus memperlancar arus barang dari dan menuju Maluku.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.