PROHABA.CO, ACEH SELATAN - Duka menyelimuti warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Kecelakaan maut memakan korban jiwa di Jalan Nasional kawasan Gampong Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, pada Selasa (11/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.25 WIB.
Insiden melibat satu unit minibus Toyota Innova Reborn warna silver bernomor polisi BK 1809 HA dengan satu unit truk Mitsubishi Fuso warna oranye berpelat BK 8253 FG.
Benturan keras tersebut merenggut dua nyawa penumpang Innova di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Selatan, kecelakaan bermula ketika Toyota Innova yang dikemudikan oleh MS (53), warga Gampong Ie Lhob, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, melaju dari arah Subulussalam menuju Tapaktuan.
Innova tersebut mengangkut empat orang penumpang.
Saat melintas di lokasi kejadian dengan kondisi cuaca malam hari, mobil diduga tak sempat mengelak dan menghantam keras bagian belakang truk Mitsubishi Fuso.
Truk yang dikemudikan oleh TS (31), warga Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, tersebut diketahui sedang berhenti atau terparkir di badan jalan sebelah kiri arah Tapaktuan akibat mengalami kerusakan mesin.
Hantaman dahsyat tidak dapat dihindarkan.
Bagian depan Innova hancur dan ringsek parah usai meremukkan bagian belakang truk yang berukuran jauh lebih besar.
Baca juga: Tragis! Pikap Rombongan Warga Tertimpa Pohon Kedondong di Pidie, 7 Perempuan Tewas
Dampak dari kecelakaan tragis ini mengakibatkan dua penumpang Toyota Innova meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang dialami.
Kedua korban tewas teridentifikasi NM (69), perempuan, warga Gampong Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya.
QD (68), perempuan, warga Gampong Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya.
Sementara itu, sang pengemudi Innova, MS, mengalami luka robek cukup parah pada bagian kepala.
Dua penumpang lainnya juga menderita luka-luka adalah SR (60), warga Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee mengalami luka di bagian kepala.
RM (69), warga Gampong Tokoh, Kecamatan Manggeng mengalami luka di bagian kepala.
Warga sekitar lokasi kejadian yang mendengar ledakan benturan langsung berhamburan memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Mengingat kondisi luka yang cukup serius, para korban luka selanjutnya dirujuk ke RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Adapun pengemudi truk Fuso, TS (31), dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka fisik.
Kerugian material akibat kerusakan armada Innova diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Baca juga: Truk Kelontong dan Dua Tangki CPO Tabrakan Beruntun di Jeumpa Bireuen, Satu Sopir Luka Ringan
Menerima informasi kecelakaan dari warga, Satlantas Polres Aceh Selatan jajaran Polda Aceh langsung bertindak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Lantas Polres Aceh Selatan, AKP Aiyub, S.E., M.H., turun langsung bersama personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) untuk mengamankan lokasi.
Petugas segera mengevakuasi korban, memotong arus kemacetan, melakukan olah TKP awal, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti ke Mapolres Aceh Selatan.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Aiyub menegaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan ini dilakukan secara cepat dan profesional untuk memastikan keselamatan korban sekaligus mendukung proses penyelidikan.
"Begitu menerima informasi, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memberikan penanganan awal kepada para korban," ujar AKP Aiyub.
Pihak kepolisian menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Atas insiden memilukan ini, Polres Aceh Selatan merilis imbauan tegas kepada seluruh pengendara agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari.
"Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia.
Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta memastikan kondisi jalan di depan benar-benar aman untuk menghindari terjadinya kecelakaan," imbau AKP Aiyub.
Hingga saat ini, Satlantas Polres Aceh Selatan masih terus melakukan penyidikan mendalam untuk memastikan penyebab serta kronologi lengkap kecelakaan maut tersebut.
Polisi juga mengimbau pengemudi kendaraan bermotor agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik dan konsentrasi saat berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang berhenti atau mengalami kerusakan di badan jalan agar senantiasa memasang tanda peringatan atau triangle hazard demi mencegah kecelakaan serupa di kemudian hari.
(Serambinews.com/Ilhami Syahputra)
Baca juga: Sempat Mangkir dan Buron 4 Pekan, DPO Kasus Migas Dibekuk Tim Tabur Kejari Aceh Selatan
Baca juga: Pulihkan Trauma Pascabanjir Aceh, Danrem 011/Lilawangsa Gandeng Bassis Dewa 19 Hibur Ribuan Warga
Baca juga: Suhu di Banda Aceh Tembus 35,9 Derajat Celsius, Terpanas Nomor 1 di Indonesia
Sumber: SerambiNews.com