TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin M Syukur mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat yang dapat diakses hingga tingkat kecamatan dan desa.
Layanan CKG tersebut tersedia melalui jaringan Puskesmas, Posyandu, dan bidan desa.
Ajakan itu disampaikan M Syukur saat membuka Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan CKG sekaligus Sosialisasi Website e-Posyandu (6 SPM) Kabupaten Merangin 2026 di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Selasa (11/8/2026).
M Syukur mengatakan, CKG merupakan layanan preventif yang bertujuan mendeteksi risiko penyakit sejak dini tanpa dipungut biaya.
“CKG yang merupakan layanan preventif ini bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit secara dini tanpa dipungut biaya. Jangan takut untuk mengecek kesehatan, manfaatkan program ini dengan baik,” tuturnya.
Menurut M Syukur, pelaksanaan CKG secara optimal dapat membantu masyarakat memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Dengan deteksi dini, penanganan terhadap penyakit juga dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan.
“Percuma kita banyak uang, tapi tidak bisa menikmatinya karena badan tidak sehat. Alhamdulillah, dari sering cek kesehatan saya belum ada penyakit,” ujar M Syukur didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Merangin, Lavita Syukur.
M Syukur mengungkapkan masih ada masyarakat, terutama di wilayah dusun, yang enggan memeriksakan kesehatan secara rutin.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Masih banyak masyarakat yang takut dan tidak pernah mengecek kesehatannya. Begitu ada sedikit keluhan, malah berpikir macam-macam. Padahal, sebaiknya diperiksa secara medis,” katanya.
Dalam kegiatan yang diikuti para kepala Puskesmas se-Kabupaten Merangin melalui konferensi video tersebut, M Syukur juga menyosialisasikan website e-Posyandu.
Ia menjelaskan, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi dan memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas.
Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berkaitan dengan penimbangan bayi dan pemberian makanan tambahan.
“Pertama, Posyandu melayani kesehatan, seperti pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, gizi balita, skrining penyakit, dan layanan kesehatan untuk semua usia,” jelasnya.
Selain bidang kesehatan, pelayanan Posyandu juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta pelayanan sosial.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Merangin Sri Rizki Zulhifni, Sekda Merangin Zulhifni, unsur Forkopimda Merangin, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau perwakilannya.
Acara tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Tim Pembina Posyandu Merangin Lavita Syukur dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Merangin Fajar Aria Phitra. (Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Kualitas Udara di Indonesia Hari Ini: Pontianak Sangat Tidak Sehat, Jambi Sensitif
Baca juga: Kronologi Kecelakaan 3 Truk di Jalintim Muaro Jambi