SURYA.CO.ID TULUNGAGUNG - Seorang warga Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, mengadu ke Provos Polres Tulungagung terkait anggota Satintelkam yang disebut tinggal bersama istrinya selama dirinya bekerja di Malaysia.
P (46) datang ke Provos Polres Tulungagung, Selasa (11/8/2026), untuk mengadukan Aiptu YW, anggota Satintelkam Polres Tulungagung. P menyebut YW kedapatan berada di rumahnya selama dirinya bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia.
P mengatakan, Senin (10/8/2026) pagi, ia pulang ke Kendalbulur dan langsung menuju rumahnya. Saat pintu dibuka, ia mengaku melihat seorang laki-laki sedang tidur di kamar yang digunakan istrinya, SR (37).
"Begitu dibukakan pintu, saya langsung masuk. Saya lihat ada laki-laki sedang tidur nyenyak di kamar," tuturnya.
P kemudian memvideokan dan memfoto kondisi tersebut. Di dalam rumah, ia juga menemukan sepeda motor dan burung berkicau milik YW.
Baca juga: TKW Robohkan Rumah di Bojonegoro Akibat Suami Diduga Selingkuh
P mengatakan, keberadaan YW di rumahnya membuatnya menduga anggota Satintelkam tersebut sudah tinggal di rumah itu. Ia menyebut YW kemudian dibangunkan oleh SR.
"Dia kemudian dibangunkan istri saya. Tapi dia masuk kamar mandi kemudian menyalakan motor, lalu kabur," ucapnya.
P pun mengaku telah merencanakan untuk mendatangi rumah dan melihat langsung kondisi tersebut.
"Niat saya memang akan cerai. Tapi ternyata justru dia menunjukkan akta cerai kepada saya," jelasnya.
P mengaku heran karena selama bekerja di Malaysia, komunikasinya dengan SR berjalan baik. Setiap bulan, ia rutin mengirim uang hasil kerjanya di Malaysia untuk keluarga. P dan SR juga kerap berkirim foto untuk mengabarkan kondisi kedua anaknya.
Baca juga: Sosok ASN Perempuan yang Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi Nganjuk baru Diangkat sebagai PPPK
"Dia juga mengaku ke warga sudah menikah siri dengan YW. Makanya lapor ke Provos," tegas P.
P mengatakan, dirinya ingin memastikan status YW sebagai anggota Polri sekaligus tanggung jawab moralnya terkait persoalan rumah tangga tersebut. Ia kemudian mendapat kepastian bahwa YW memang merupakan anggota Polri.
Kasi Propam Polres Tulungagung, Ipda Sutikno, mengatakan laporan P masih sebatas konsultasi.
"Masih koordinasi, intinya tetap kami terima," jelasnya.