HUT ke-81 RI, Bupati dan Wakil Bupati Serang Ajak Warga Jaga Persatuan dan Meriahkan Lomba
Ahmad Tajudin August 12, 2026 02:17 PM

 

TRIBUNBANTEN.COM, ‎SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyelenggarakan kegiatan lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Pendopo Bupati, Rabu (12/8/2026).

‎‎Berbagai lomba disediakan mulai dari memasukkan jarum ke dalam lubang dengan menggunakan besek di kepala, lomba balap kelereng, lomba menuangkan air, dan sebagainya.

‎‎Sebelumnya, senam sehat bahagia mengawali kegiatan ini. Tersedia pula pelayanan publik seperti cek kesehatan gratis, pembuatan identitas kependudukan, mobil pelayanan pajak, pasar murah, dan bazar UMKM.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa peringatan ini bertujuan memperkuat nilai-nilai nasionalisme, mengenang jasa pahlawan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan.

‎‎Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kemandirian di berbagai sektor dan mendorong kesejahteraan yang dirasakan secara merata oleh masyarakat.

‎‎"Kegiatan lomba ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Meski begitu, pelayanan publik kepada masyarakat harus tetap dioptimalkan tanpa pengurangan," tegas Ratu Zakiyah.

Baca juga: Kemacetan Jalan Bojonegara-Pulo Ampel Disorot, Gubernur Andra dan Bupati Zakiyah Sepakat Cari Solusi

‎‎Bupati juga mengimbau agar berbagai kegiatan perayaan di tingkat desa dan kecamatan berjalan dengan kondusif.

‎‎"Hindari perseteruan akibat persepsi ketidakadilan atau kecurangan. Dengan semangat persaudaraan, hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir," ujarnya.

‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyampaikan bahwa makna kemerdekaan tidak cukup hanya diisi seremonial lomba semata.

‎‎Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan menjaga persatuan, bergotong royong meringankan beban masyarakat, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpihak.

‎‎"Para pahlawan kita itu sudah mengorbankan segalanya. Tidak hanya harta tapi juga nyawa demi mengibarkan bendera putih. Oleh karenanya, kita sebagai anak cucu penerus bangsa ini diharapkan bisa meneruskan semangat perjuangan, seperti menjaga persatuan dan kesatuan," ujar Najib Hamas.

‎‎Ia juga menyampaikan tiga imbauan kepada warga yaitu mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh, menyukseskan lomba-lomba di lingkungan masing-masing, dan turut menyumbang untuk kelancaran perayaan di wilayahnya.

‎‎Najib Hamas mengajak masyarakat tidak menunggu pemberian bendera, melainkan berinisiatif membeli sendiri sebagai wujud pengorbanan dan cinta tanah air.

‎"Jangan sampai untuk mengibarkan bendera saja kita masih menunggu uluran tangan. Tunjukkan semangat berkorban demi bangsa," pesannya.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.