Viral Akun Ngaku Kakak dari Siswi SMA yang Tewas Tertabrak KRL, Waspada Postingannya Diduga Penipuan
khairunnisa August 12, 2026 02:19 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Viral di media sosial postingan sebuah akun mengaku kakak dari siswi SMA yang tewas tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu.

Akun tersebut ramai jadi perbincangan karena diduga  mengandung penipuan berkedok scam.

Scam merupakan aksi penipuan yang bertujuan untuk mengelabui orang lain demi mendapatkan uang, data pribadi, atau barang berharga.

Karenanya, publik diminta waspada agar tidak sembarangan klik link yang ditampilkan di akun tersebut.

Untuk diketahui, kasus seorang siswi SMA berinisial AP yang meninggal dunia setelah tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan ( Tangsel) pada Senin (10/8/2026) ramai disorot.

Terlebih penyebab kematian siswi kelas 10 tersebut masih diselidiki kepolisian.

Viral postingan ngaku kakak korban

Sementara kepolisian menyelidiki kasus tersebut, kabar kematian AP belakangan diperbincangkan di media sosial.

Baru-baru ini muncul postingan di platform Threads yang mengaku sebagai kakak AP.

Dalam akun bernama farldahas, ia memberikan ultimatum kepada netizen agar tidak menyebarkan foto AP meninggal di rel KRL.

"STOP POSTING foto adik saya (kejadian stasiun Jurangmangu)

Aku kakak dr AP, siswi SMA yg meninggal di Stasiun Jurangmangu, Senin kemarin. Aku tau ini udah viral bg di Threads & FB, byk bgt yg share foto-foto kejadian tanpa sensor. Aku mohon dgn sangat, please stop sebarin foto adikku. Coba bayangin kalau itu adik/kakak km sendiri," tulis akun farldahas.

SISWI SMA TEWAS: Postingan akun ngaku kakak dari siswi SMA yang tewas di Stasiun Jurangmangu diduga adalah penipuan.
SISWI SMA TEWAS: Postingan akun ngaku kakak dari siswi SMA yang tewas di Stasiun Jurangmangu diduga adalah penipuan. (kolase Instagram)

Sekilas tak ada hal aneh di utas akun farldahas yang membahas soal tewasnya AP.

Hingga di akhir utas, akun farldahas tiba-tiba mengurai bahasan di luar topik kasus.

Akun farldahas malah mempromosikan sebuah platform top up dompet digital.

Ia menyebut bahwa link yang dia sematkan adalah jalan pintas jika ingin berhemat dan dapat uang cuma-cuma.

"Oh iya info nih ad yang dah coba juga kah? aku tadi coba, lg viral di fb jadi ngandelin promo topup ewallet byr stgh hrg, lumayan buat nambah-nambah," tulis akun farldahas.

SISWI SMA TEWAS: Postingan akun ngaku kakak dari siswi SMA yang tewas di Stasiun Jurangmangu diduga adalah penipuan.
SISWI SMA TEWAS: Postingan akun ngaku kakak dari siswi SMA yang tewas di Stasiun Jurangmangu diduga adalah penipuan. (kolase Instagram)

Netizen kena tipu

Postingan akun farldahas yang viral itu lantas dibicarakan netizen.

Hingga akhirnya ada netizen yang bercerita bahwa ia kena tipu dari postingan akun farldahas.

Gara-gara tersebut, beberapa akun kena tipu karena sudah mengirimkan uang tapi tak ada saldo di rekeningnya.

"PLISS JGN TERTIPU KAYA AKU. Ak jg bodoh si mau aja ketipu hal ginian, please be aware yaaa temen” jgn asal klik atau ikut”an hal yang keliatan menggiurkan tapi ga ada usahaa.. Parah bgt cari semsasi diatas duka orang lain," tulis akun hilwaaa11.

"Senasib dong, lagi cari cara supaya batalin transaksi huhu," tulis akun aphrdit_.

"Kaa aku baru aja ketipu," tulis akun @___r.ffany.

Baca juga: Gelagat Siswi SMA Sebelum Tewas Tertabrak KRL Diungkap Pihak Sekolah, Almarhumah Tinggalkan Pesan

Terkait dengan dugaan penipuan yang dilakukan akun farldahas dengan mengatasnamakan kakak korban, keluarga AP buka suara.

Ditegaskan bahwa korban yakni AP adalah anak pertama.

"Kami dari pihak keluarga dari ananda Alya memastikan bahwa akun yang mengaku kakak diatas adalah BOHONG, dan untuk akun yang melakukan penipuan dengan meminta sumbangan, menjual apapun, meminta klik apapun yang berpotensi untuk merugikan orang lain atas kedukaan kami, maka  kami teruskan ke pihak Polsek ciputat Timur untuk ditindak lanjuti. Terima kasih dan mohon doa untuk ananda kami," tulis akun threads @sunfelixtiket.

Namun Anda disarankan untuk tidak sembarangan mengklik link dari platform media sosial manapun guna menghindari scam penipuan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.