Bawa Keranda Bertuliskan RIP, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Riau
Sesri August 12, 2026 02:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keranda berbalut kain putih dengan tulisan merah “RIP” diangkat sejumlah mahasiswa.

Keranda itu dibawa berjalan menuju Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026) siang.

Di bawah terik matahari, mahasiswa dari Universitas Riau ini berjalan beramai-ramai. Keranda tersebut berada di tengah barisan massa. Beberapa mahasiswa mengangkatnya menggunakan batang kayu.

Keranda menjadi salah satu simbol yang dibawa dalam aksi. Tulisan “RIP” dibuat menggunakan cat merah berukuran besar.

Di belakangnya, ratusan mahasiswa dengan mengenakan jaket almamater biru langit terus bergerak. Mayoritas mengenakan almamater berwarna biru muda.

Sejumlah bendera organisasi mahasiswa ikut dikibarkan. Massa juga membawa poster dan spanduk berisi kritik.

Salah satu spanduk berukuran besar dibentangkan dari mobil bak terbuka. Tulisan “BEASISWA DITAHAN, PEMPROV BADJINGAN” terlihat mencolok dengan kombinasi cat hitam dan merah. 

Mobil bak terbuka tersebut juga digunakan sebagai mobil komando. Seorang mahasiswa berdiri di atas kendaraan sambil menyampaikan orasi.

Baca juga: Breaking News: Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Riau, Polisi Berbaris Lapis di Gerbang

Pengeras suara berukuran besar terpasang di atas mobil. Suara orasi terdengar mengiringi pergerakan massa.

Massa kemudian semakin memadati kawasan depan Kantor Gubernur Riau. Bendera berbagai organisasi mahasiswa terlihat memenuhi barisan demonstran.

Aksi tersebut merupakan kelanjutan pergerakan ratusan mahasiswa yang sebelumnya berkumpul di kawasan Jalan Cut Nyak Dien, tepatnya di samping Kantor Gubernur Riau.

Sebelumnya, mahasiswa datang menggunakan sepeda motor dan mobil bak terbuka. Mereka bergerak dari kawasan samping Perpustakaan Soeman HS menuju Kantor Gubernur Riau.

Sementara di depan gerbang kantor gubernur, aparat keamanan telah bersiaga. Personel kepolisian dan Satpol PP berbaris di sekitar pintu masuk kompleks Pemerintah Provinsi Riau.

Aksi mahasiswa tersebut mengusung seruan #RiauBertuahRakyatBertaruh.

Berdasarkan seruan aksi yang beredar, demonstrasi digelar bertepatan dengan rangkaian momentum HUT ke-69 Provinsi Riau.

Mahasiswa membawa sejumlah persoalan daerah dalam aksi tersebut. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kondisi jalan rusak, persoalan beasiswa, hingga kasus hukum yang menyeret pejabat.

Dalam seruan aksi, mahasiswa menilai usia Riau yang telah menginjak 69 tahun masih menyisakan berbagai persoalan yang harus diselesaikan.

Mereka juga menyinggung persoalan asap akibat karhutla dan kerusakan infrastruktur. Selain itu, persoalan beasiswa turut menjadi perhatian mahasiswa.

“HUT bukan soal panggung dan songket, tapi soal seberapa nyata kesejahteraan dirasakan rakyatnya,” demikian salah satu bagian seruan aksi yang beredar.

Mahasiswa menyatakan tidak ingin momentum hari jadi Riau hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Mereka memilih turun ke jalan untuk menyampaikan keresahan dan tuntutan kepada pemerintah.

Hingga Rabu siang, massa mahasiswa masih memenuhi kawasan sekitar Kantor Gubernur Riau. Orasi terus disampaikan dari mobil komando, sementara aparat keamanan tetap berjaga di sekitar gerbang kantor gubernur.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.