Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung menyebut perkembangan organisasi di Lampung tidak hanya terlihat dari aktivitas keagamaan.
Baca Juga: Muktamar Jadi Momentum, Ketua PWNU Lampung Soroti Karakter Generasi Muda NU
Perkembangan NU Lampung juga terlihat dari sektor pendidikan tinggi.
Puji menyebut saat ini terdapat tiga perguruan tinggi yang berada dalam lingkungan NU Lampung.
Ketiganya yakni Universitas Ma'arif NU Lampung di Metro, Universitas Nahdlatul Ulama di Lampung Timur, dan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama di Bandar Lampung.
"Ini tiga institusi perguruan tinggi yang menurut kami di era kepengurusan NU sekarang ini tumbuh berkembang," katanya.
Ia menilai perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi NU Lampung untuk memperkuat sumber daya manusia.
Salah satu perkembangan yang disoroti adalah Universitas Ma'arif NU Lampung yang telah membuka program studi S3 Studi Islam.
"Di Universitas Ma'arif NU Lampung sekarang sudah membuka program studi S3 Studi Islam. Itu mungkin salah satu keunggulan yang kita punya di Lampung," jelasnya.
Ketua PWNU Lampung Puji Rahardjo mengatakan, kegiatan pengkaderan menjadi salah satu modal penting bagi NU Lampung dalam menggerakkan organisasi.
"NU Lampung di era belakangan ini cukup aktif, terutama terkait dengan kegiatan pengkaderannya," kata Puji Rahardjo dalam podcast Tribun Lampung, Senin (10/8/2026).
Ia menyebut sejumlah program kaderisasi seperti PDPKPNU, PKPNU dan PMKNU secara berkala dilaksanakan.
Menurutnya, kaderisasi penting karena menjadi fondasi bagi keberlangsungan organisasi.
"Ini menurut modal dasar bagi organisasi untuk bergerak," ujarnya.
Selain kaderisasi, Puji menyoroti perkembangan lembaga dan badan otonom di lingkungan NU Lampung.
Salah satunya Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).
Menurut Puji, LAZISNU di Lampung bahkan menjadi salah satu contoh pengelolaan lembaga zakat yang mendapat perhatian secara nasional.
"LAZISNU, itu salah satu lembaga amil zakat di lingkungan NU yang paling maju di Indonesia," katanya.
Ia menyebut LAZISNU di Kabupaten Pringsewu dan Kota Metro menjadi salah satu percontohan di tingkat nasional.
"Itu salah satu LAZISNU yang menjadi percontohan di tingkat nasional. Itu juga bagian keunggulan kita," ujar Puji.
Selain pendidikan dan zakat, PWNU Lampung juga tengah mendorong pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren.
Menurut Puji, pengembangan ekonomi berbasis pesantren menjadi salah satu pekerjaan yang terus dilakukan.
"Kita mendorong pertumbuhan ekonomi, bagaimana pemberdayaan ekonomi di lingkungan Nahdlatul Ulama itu bergerak dari pesantren-pesantren," katanya.
Ia berharap penguatan sektor ekonomi tersebut dapat memperluas kontribusi NU terhadap masyarakat.
"Ini yang mungkin sekarang sedang dan terus berproses di Provinsi Lampung ini," pungkasnya.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu modal yang dibawa NU Lampung menjelang Muktamar ke-35 di Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus 2026.
Forum tersebut akan menjadi momentum bagi NU untuk merumuskan arah organisasi memasuki abad kedua.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)