700 Santri Tambakberas Jombang Jadi Carbon Warriors, Jaga Kebersihan Muktamar NU
Titis Jati Permata August 12, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG – Ribuan santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, bakal terlibat langsung dalam persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). 

Sebanyak 700 santri disiapkan sebagai Carbon Warriors, tim khusus yang akan menjaga kebersihan selama gelaran muktamar pada 27-31 Agustus 2026.

Para santri tersebut akan bekerja secara bergiliran selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi lonjakan sampah seiring kedatangan ribuan peserta dan tamu di kawasan Tambakberas.

700 Santri Patroli Kebersihan 24 Jam

Ketua Yayasan PPBU Tambakberas sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan pembentukan Carbon Warriors merupakan bagian dari persiapan kebersihan atas arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kami mendapat arahan dari PBNU untuk membentuk tim relawan kebersihan yang bertugas membersihkan area-area yang berpotensi terjadi penumpukan sampah,” ujar Gus Rozaq kepada SURYA.co.id, Rabu (12/8/2026).

Sebanyak 700 santri tersebut berasal dari berbagai ribath di lingkungan PPBU Tambakberas.

 

Mereka dipilih dari sekitar 4.000 santri yang tetap tinggal di pesantren selama pelaksanaan Muktamar NU.

Para Carbon Warriors akan ditempatkan di lingkungan pesantren dan sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas muktamar.

Tugas mereka mencakup pemungutan sampah, pengumpulan dan penampungan, hingga memastikan sampah diangkut menuju kontainer tempat pembuangan sementara (TPS) yang telah disiapkan.

Sistem kerja dilakukan secara bergiliran selama 24 jam. Selain berjaga di titik tertentu, para santri juga melakukan patroli untuk mengantisipasi penumpukan sampah.

Gus Rozaq menyebut keterlibatan para santri merupakan bentuk pengabdian untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

3.300 Santri Dilibatkan di Sektor Lain

Dukungan PPBU Tambakberas tidak hanya datang dari 700 santri yang bertugas sebagai Carbon Warriors.

Sekitar 3.300 santri lainnya juga disiapkan untuk membantu berbagai kebutuhan operasional selama muktamar.

“Mereka akan membantu sektor akomodasi, transportasi, logistik, hingga pelayanan di sembilan tower penginapan yang disiapkan untuk peserta dan tamu muktamar,” kata Gus Rozaq.

Dengan demikian, sekitar 4.000 santri PPBU Tambakberas akan tetap berada di lingkungan pesantren dan mengambil peran masing-masing selama rangkaian muktamar berlangsung.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kesiapan internal pesantren dalam menyambut agenda besar NU yang diperkirakan mendatangkan peserta dari berbagai daerah.

IKABU Siapkan Gerobak hingga Tempat Sampah

Sistem kebersihan Carbon Warriors juga mendapat dukungan dari Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Pusat.

Ketua Umum IKABU Pusat Faizun Amir mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah perlengkapan pendukung, mulai dari bak penampungan sampah, gerobak pengangkut hingga rompi khusus bagi para relawan.

Rompi disiapkan untuk sekitar 500-700 personel Carbon Warriors agar mereka mudah dikenali ketika menjalankan tugas di lapangan.

IKABU juga mengupayakan penyediaan tempat sampah terpilah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.

“Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya digunakan selama Muktamar NU, tetapi juga dapat terus dimanfaatkan di lingkungan pesantren setelah kegiatan selesai,” ungkap Faizun.

Pengelolaan Sampah Dikoordinasikan dengan DLH

Panitia lokal juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jombang dan Pemprov Jawa Timur untuk memperkuat pengelolaan sampah selama muktamar.

Koordinasi dilakukan mulai dari mekanisme pengumpulan hingga pengangkutan sampah menuju fasilitas pengolahan atau TPS 3R.

Selain persoalan sampah, Pemprov Jawa Timur juga merencanakan dukungan fasilitas sanitasi berupa toilet portabel yang akan ditempatkan di sejumlah zona utama kegiatan.

Dengan dukungan 700 Carbon Warriors, ribuan santri di sektor operasional, serta koordinasi dengan pemerintah dan alumni, panitia berharap aktivitas Muktamar ke-35 NU di Tambakberas dapat berlangsung tertib.

Kebersihan kawasan menjadi salah satu perhatian penting agar tingginya mobilitas peserta dan tamu tidak menimbulkan persoalan lingkungan selama muktamar berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.