Selidik Penyebab Kebakaran Hanguskan 21 Rumah di Pengantungan Bengkulu, Titik Awal Api dari Bedengan
Ricky Jenihansen August 12, 2026 04:40 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Penyebab kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (12/8/2026), mulai diselidiki Polresta Bengkulu.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dan petunjuk untuk memastikan titik awal serta penyebab api yang menghanguskan sejumlah rumah warga tersebut.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, turun langsung meninjau lokasi kebakaran.

Dari pantauan di lokasi, proses penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api dan pendataan rumah terdampak, tetapi juga mulai diarahkan pada penyelidikan untuk mengungkap bagaimana kebakaran tersebut terjadi.

Baca juga: Update! Kebakaran Hebat di Pengantungan Bengkulu Hanguskan 21 Rumah

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar di tengah permukiman yang padat.

Kondisi bangunan yang berdempetan serta akses yang terbatas menjadi tantangan bagi petugas pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api.

Berdasarkan informasi sementara dari Ketua RW yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran berada di bagian kolong sebelah kiri, yakni rumah bedengan dua pintu.

Namun, informasi tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pasti kebakaran.

“Kita akan lakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini,” kata Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, saat meninjau lokasi.

KEBAKARAN-Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
KEBAKARAN-Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. (TribunBengkulu.com/Beta Misutra)

Polisi Belum Temukan Petunjuk Penyebab Kebakaran

Rahmad mengatakan, hingga saat ini polisi belum menemukan petunjuk yang dapat memastikan penyebab kebakaran.

Ia menyebut informasi mengenai titik api yang disampaikan di lapangan masih menjadi bagian dari bahan penyelidikan.

Polisi akan memeriksa kondisi lokasi dan mengumpulkan keterangan sebelum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.

“Untuk penyebab kebakaran sedang kita selidiki. Belum ada petunjuk,” ujarnya.

Menurut Rahmad, terdapat informasi mengenai bangunan berupa bedengan di bagian belakang kawasan yang diduga berkaitan dengan titik awal munculnya api. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh jajaran Polresta Bengkulu.

“Tadi disampaikan oleh Pak Kadis, ada bedengan di belakang itu yang menjadi titik api. Ini akan kita lakukan penyelidikan,” katanya.

Penyelidikan menjadi penting karena kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat. Api yang cepat membesar membuat dampak kebakaran meluas dan sementara diperkirakan sekitar 21 rumah terdampak.

Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai sumber api maupun faktor yang menyebabkan api dengan cepat membesar.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan kronologi dan penyebab kebakaran.

“Kita akan lakukan penyelidikan dan nanti akan kita informasikan kepada rekan-rekan,” ujar Rahmad.

21 Rumah Terdampak Kebakaran

Kebakaran Pengantungan terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Kobaran api melahap sejumlah rumah warga yang berada di kawasan padat penduduk.

Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, sebelumnya mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui layanan 112. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

Namun, petugas menghadapi kendala ketika berusaha masuk ke area permukiman.

Kepadatan bangunan dan sempitnya akses membuat unit pemadam kebakaran tidak dapat bergerak secara leluasa. Petugas harus berupaya memadamkan api sekaligus melokalisir kobaran agar tidak menjalar ke bangunan lain.

“Rumah-rumah di kawasan ini sangat padat. Tadi kami mendapatkan informasi dari layanan 112 bahwa terjadi kebakaran di lokasi ini,” kata Yuliansyah.

Informasi sementara dari Ketua RW menyebut rumah bedengan dua pintu di bagian kolong sebelah kiri merupakan lokasi pertama yang terbakar. Api kemudian membesar hingga sulit dikendalikan.

“Api kemudian membesar dan, menurut Pak RW, kondisinya sudah luar biasa sehingga tidak bisa lagi dibendung,” ujar Yuliansyah.

Jumlah rumah yang terdampak sementara diperkirakan mencapai 21 unit. Data tersebut masih dapat berubah setelah proses pendataan secara menyeluruh dilakukan oleh pihak terkait.

Sementara itu, hingga saat Kapolresta Bengkulu memberikan keterangan, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.