TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar pasar murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di 12 kecamatan.
GPM dilaksanakan secara bertahap mulai 11 hingga 20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan sinergi Bulog dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso, Eko Yudi Miranto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen BULOG untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.
“Ini sinergi Bulog dengan DPKP dan Diskoperindag," kata Eko.
Baca juga: Tinjau Pasar Murah di Bondowoso, Menko Zulhas Tekankan Arahan Presiden Jaga Harga Beras
Dalam pelaksanaan GPM, Bulog menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 5 ton di setiap lokasi. Selain beras SPHP, masyarakat juga dapat memperoleh sejumlah komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng dan beras premium Sentra Ramos.
Menurut Eko, pelaksanaan GPM di berbagai wilayah diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung ketersediaan sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Bondowoso.
“Ke depan, Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan pangan tetap aman dan terkendali," tambahnya.
Baca juga: Pasar Murah Jember di Tanggul Jual Gula Rp15.000 dan Telur Rp20.000 per Kg
Pelaksanaan GPM berlangsung di 12 kecamatan dengan jadwal sebagai berikut: