Pendaftaran Beasiswa Nak Badung Diperpanjang, Saat Ini Sudah Ada 2.263 Pendaftar dari 9 Ribu Kuota
Ida Ayu Suryantini Putri August 12, 2026 06:03 PM

 


TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memperpanjang pendaftaran program Beasiswa Nak Badung. 

Namun perpanjangan diberikan kepada kepada siswa SMA, lantaran dalam pelaksanaannya kuota tanggungan masih belum terpenuhi. 

Kendati demikian sampai saat ini sudah ada 2.263 peserta yang telah mendaftarkan diri, sedangkan kuota penerima beasiswa yang disiapkan mencapai 9 ribu orang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana seizin Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, saat ini proses pendaftaran Beasiswa Nak Badung diperpanjang. 

Baca juga: Pendanaan Infrastruktur melalui Obligasi Daerah Mulai di Kaji Pemkab Badung Bali

Awalnya pendaftaran ini ditutup pada 8 Agustus 2025, namun kembali diperpanjang lantaran kuota penerima masih belum terpenuhi.

"Perpanjangan masa pendaftaran saat ini kami perpanjang sampai 15 Agustus. Ini karena masih ada siswa yang mengalami kendala pendaftaran," ujar Dwipayana saat dikonfirmasi Rabu 12 Agustus 2026.

Diakui saat ini ada sebayak 4.568 siswa yang telah membuat akun pendaftaran.

Namun dari jumlah tersebut, yang telah menyelesaikan pendaftaran sebanyak 2.263 siswa SMA/SMK. 

Baca juga: Bungkus Beng-Beng dan Kopi Jadi Modus, Pengedar Sabu Lintas Denpasar-Badung Diringkus Polda Bali

Kendati demikian Dwipayana menyebutkan kuota yang disediakan untuk program beasiswa motivasi masih mumpuni yakni sebanyak 9.525 siswa.

"Jadi itu dasar kita melakukan perpanjangan pendaftaran. Karena yang membuat akun banyak yang mendaftar masih sedikit," jelasnya.

Lanjut dijelaskan setelah pendaftaran selesai akan dilanjutkan proses verifikasi sekolah, kemudian diusulkan kepada Bupati, dan terakhir diverifikasi oleh tim pengelola.

Disinggung mengenai beasiswa yang didapat,  Dwipayana menerangkan, siswa SMA/SMK akan mendapatkan bantuan biaya SPP/sumbangan pendidikan, biaya personal pendidikan, dan seragam sekolah.

Namun para penerima program ini diwajibkan telah diterima di sekolah yang diakui. 

Kemudian ada juga kriteria lainnya, yakni usia maksimal siswa 18 tahun pada Juli di tahun berjalan, orang tua tinggal berturut-turut di Kabupaten Badung, tidak menerima beasiswa dari program lainnya, dan tidak terdaftar di sekolah yang berkerjasama dengan lembaga pendidikan asing.

"Kerja sama dengan lembaga pendidikan asing yang dimaksud, dalam bentuk kurikulum, akademik, maupun beasiswa. Jadi lending sektor SMA ini kan provinsi,"  paparnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, para siswa dapat segera menyelesaikan proses pendaftaran melalui website beasiswa.badungkab.go.id. Terlebih program Beasiswa Nak Badung ini sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM yang ada di Gumi Keris. 

"Melalui program beasiswa ini, akses ke pendidikan berkualitas akan semakin mudah didapatkan oleh masyarakat. Bahkan akan membantu siswa dan orang tua siswa dalam bidang pendidikan," imbuhnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.