Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPSA) di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terbakar sejak Rabu (12/8/2026) dini hari.
"Untuk kebakaran di TPA bukan terjadi sekarang saja, melainkan kebakaran sering terjadi dan terakhir itu tahun 2018. Namun, untuk sekarang kebakaran melahap hampir separuh lahan TPA," kata Usep Sumirat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuningan, Rabu (12/8/2026).
Usep mengatakan, upaya pemadaman kebakaran terus dilakukan hingga melibatkan petugas gabungan.
"Untuk pemadaman dilakukan petugas gabungan, dari Damkar, BPBD, TNI - Polri dan bantuan pemadaman dari lembaga lainnya," ungkap Usep.
Akibat kebakaran tersebut, petugas lapangan hingga kalangan pejabat Kuningan, termasuk petugas TNI - Polri berdatangan untuk membantu pemadaman kobaran api tersebut.
"Kebakaran sampah di sejumlah titik dan hingga siang hari petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan, Usep Sumirat, didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Indra Bayu Permana dan Kasat Pol PP Budi Alimudin saa ditemui di lokasi kebakaran.
Usep mengatakan, kebakaran terjadi berdasarkan informasi diterima sekitar pukul 04.30 hingga 05.00 WIB. “Saya juga baru dapat info tadi pukul 4.30 WIB antara pukul 05.00 WIB pagi.
Dari informasi diterima saya datang ke sini dan kobaran sudah ada di tengah hamparan sampah di TPSA,” ujar Usep.
Usep juga menjelaskan bahwa kondisi musim kemarau serta angin yang cukup kencang, menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
"Bahkan, titik api yang sebelumnya terlihat padam kembali menyala memungkinkan bisa besar. Untuk penanganannya memang kita agak kesulitan karena radiusnya agak di tengah, angin juga berpengaruh sangat banget,” katanya.
Melihat kobaran api terus membesar, Usep mengaku area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 3 hingga 4 hektare dari total luas TPA yang mencapai sekitar 5,5 hektare.
“Kalau dari total hampir 5,5 hektare, itu mungkin sekitar 3 atau sampai 4 hektaran. Mungkin ada 3 hektaran, kurang lebih 3-4 hektaran,” ungkapnya.
Baca juga: Luas Area Terdampak Kebakaran di TPA Jalaksana Kuningan Capai 4 Hektare, DLH dan BPBD Buka Suara
Untuk mencegah api meluas, DLH telah meminta petugas membuat sekat di area yang terbakar. Namun, menurut Usep, kondisi tersebut belum sepenuhnya aman sebelum timbulan sampah ditutup menggunakan tanah.
“Saya sudah minta sekat sekarang sama teman-teman. Sebelah kanan sudah agak aman, tapi buat saya belum aman dulu selama belum saya tutup dengan tanah,” jelasnya.