TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang Widodo Cahyono Putro masih membidik dua pemain lagi untuk melengkapi skuad sebelum bergulirnya kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Widodo C Putro mengatakan dua pemain tersebut berasal dari kelompok umur U-20.
Nantinya, final skuad PSIS yang didaftarkan ke ILeague sekurang-kurangnya 29 pemain.
Namun, jumlah ini bisa bertambah sesai kebutuhan tim.
Menurut Widodo, kehadiran pemain kategori U-20 cukup krusial lantaran menjadi syarat penting yang harus dipenuhi tim peserta Liga 2 Championship 2026/2027.
Baca juga: Menakar Kekuatan Lawan PSIS Semarang di Grup Barat Berdasarkan Peringkat Musim Lalu
Saat kompetisi bergulir, setiap tim setidaknya menurunkan dua pemain U-20 selama 90 menit penuh.
Saat ini, PSIS baru mengantongi dua nama kategori U-20, yaitu Khrisna John dan Habil Akbar.
Widodo menyebut, PSIS butuh empat hingga enam pemain U-20.
Misi mencari 'the young guns' ini sebenarnya sudah dilakukan manajemen dan tim pelatih saat masa awal persiapan.
Namun nampaknya, tim pelatih belum memutuskan pemain muda yang masuk dalam radar.
"Kami tentu tidak mau asal dalam mencari pemain muda."
"Sekarang ini kita punya, seperti Seva sama Fadis, cukup oke saat tampil dalam laga uji coba."
"Kalau Amirul, dia sudah punya jam terbang karena dua tahun di Deltras. Jadi, pengalaman oke."
"Kami juga masih punya Habil dan Krisna John," ungkap Widodo saat dihubungi, Rabu (11/8/2026).
"Kami mungkin mau tambah lagi, minimal dua atau empat pemain," jelasnya.
Baca juga: PSIS Belum Siap Penuh, Pelatih Widodo C Putro Ungkap PR Tim yang Harus Diselesaikan
Widodo juga menegaskan, nantinya, pemain U-20 akan dirotasi sesuai kebutuhan tim.
Seperti pemain dengan posisi sayap, tidak akan menjadi satu-satunya pilihan untuk memenuhi regulasi tersebut.
"Saya berharap, pemain regulasi itu tidak hanya khusus sayap yang main terus. Saya akan rotasi."
"Kalau sayap capek, mungkin bisa gelandang atau bek sehingga pemain senior bisa tetap dimainkan. Jadi akan diregulasi dan dirotasi," jelasnya.
Rabu ini, PSIS memilih berlatih di Boyolali.
Hari Nur dkk sengaja berlatih di Kota Susu lantaran lapangan yang digunakan lebih layak untuk kebutuhan berlatih taktikal.
Di sisi lain, persiapan yang digelar PSIS Semarang mulai menunjukan progres positif.
Baca juga: 3 Pemain PSIS Semarang Cedera Jelang Kompetisi, Nufiandani Dapat Perhatian Khusus
Meski belum sempurna, namun para pemain disebut mulai memahami skema permainan yang dibentuk.
"Pemahamannya sudah cukup baik. tapi masih ada beberapa yang mis. Kita tingkatkan step by step," kata Widodo Cahyono Putro.
Tak hanya pemain senior, sejumlah pemain muda khususnya pemain yang masuk dalam regulasi U-20 juga dinilai mampu menjalankan peran secara baik di lapangan.
Kondisi tersebut memberikan banyak opsi kepada Widodo untuk memenuhi regulasi pemain U-20 pada musim baru nanti. (*)