Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad Aam Amelia asal Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/8/2026).
Namun, proses evakuasi sempat terhenti lantaran bukan medan sulit saja, melainkan ada seekor ular kobra yang bersembunyi di dalam sumur tua sedalam 12 sampai 15 meter bersama jasad korban.
Bahkan proses evakuasi berjalan dramatis, karena posisi tubuh korban berdekatan dengan ular kobra di dalam sumur.
Untuk korban meninggal ini sebelumnya dilaporkan hilang selama 12 hari oleh keluarganya.
Keluarga korban, bersama Ketua RT sempat melakukan pencarian Aam di sekitar rumah tapi tidak membuahkan hasil.
Baca juga: PCNU Kabupaten Tasikmalaya Harapkan Caketum PBNU Mampu Mengayomi Seluruh Pengurus
Namun, pada saat mengecek sumur kering yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah, keduanya mencium bau busuk. Setelah dicek, ternyata bau busuk tersebut jenazah Aam yang sempat hilang.
Mengetahui hal itu, pihak RT langsung melapor ke Polsek Tanjungjaya. Petugas piket kemudian datang ke lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Basarnas, Damkar BPBD, dan Tagana untuk evakuasi.
"Memang benar ada laporan orang jatuh di dalam sumur, yang sebelumnya sempat hilang. Tapi pada mengevakuasi jasad korban sempat terkendala adanya ular kobra dalam sumur," ungkap Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Hardiansyah dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Hendi menyebut, kondisi korban bukan susah dievakuasi, tapi petugas harus mengamankan seekor ular terlebih dahulu supaya aman bagi petugas.
"Kedalaman sekitar 12 sampai 15 meter menggunakan senter dan terlihat lutut kaki yang diduga korban Aam Amelia," jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang sudah dalam kondisi membusuk dan telungkup.
"Korban ini murni jatuh karena dari pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkas Ipda Hendi.(*)