Pemkab Bangka Tengah Petakan Daerah yang Berpotensi Mengalami Krisis Air Bersih
Hendra August 12, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah melakukan pemetaan daerah yang berpotensi mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyampaikan, pemetaan tersebut sebagai langkah mitigasi daerah potensi krisis air bersih di sejumlah desa ketika masuk musim kemarau seperti saat ini.

Pemantau kondisi sumber air ini juga dilakukan sekaligus untuk menyiapkan pelayanan distribusi air bersih ke wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air.

"Kita, pemerintah daerah secara terkoordinasi dengan berbagai lintas sektor sudah melakukan pemetaa, terkait potensi kekurangan air bersih dan krisis air di beberapa desa," ujar Efrianda, Rabu (12/8/2026).

Disisi lain ia juga memastikan, kondisi ketersediaan sumber air baku yang dikelola Perumdam Tirta Bangka Tengah saat ini masih relatif mencukupi meskipun mulai mengalami penurunan debit air.

"Sumber air baku dari PDAM juga masih bisa diandalkan. WAlaupun memang debitnya berkurang tetapi setidaknya bisa menjawab saat terjadi kondisi krisis air bersih," tambahnya.

Meski begitu dirinya mengakui jika masih terdapat ndala pada jaringan distribusi, terutama keterbatasan instalasi dan jaringan pipa yang menghubungkan sumber air baku dengan wilayah pelayanan.

Menurut, kondisi itu membuat ketersediaan air bersih di perumahan warga mulai mengalami kendala, karena menyusutnya sumber air pribadi mereka.

"Sebenarnya saat ini kita memiliki sumber air baku yang masih memadai, tapi memang kendalanya pada instalasi pipa distribusi air terutama untuk Kurau, Penyak dan Terentang I dan Terentang II," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.