Menkes Resmikan Empat Layanan Canggih di RSUD Sekarwangi, Ada Cath Lab dan CT Scan
Tsaniyah Faidah August 12, 2026 08:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, merilis empat fasilitas dan layanan kesehatan canggih terbaru.

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Keempat fasilitas anyar tersebut meliputi Cath Lab (laboratorium kateterisasi jantung), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), CT Scan 64 Slices, serta Laboratorium Mikrobiologi.

Prosesi peresmian berlangsung di Aula Lantai 3 IGD RSUD Sekarwangi, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 pada Rabu (12/8/2026).

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, penyediaan peralatan medis berteknologi tinggi hingga tingkat daerah merupakan instruksi langsung dari Presiden.

Upaya ini dilakukan untuk mengintervensi lima penyakit penyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia, yaitu stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.

"Pak Presiden menugaskan saya agar penanganan penyakit-penyakit ini kalau bisa selesai di tingkat kabupaten/kota. Kasihan masyarakat Sukabumi kalau harus dirujuk sampai ke Bandung atau Jakarta," ujar Budi Gunadi Sadikin, Rabu (12/8/2026).

Menkes menambahkan, pemerintah mematok target untuk menaikkan rata-rata angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 tahun menjadi 76 tahun, agar dapat sejajar dengan negara-negara maju.

Melalui ketersediaan perangkat canggih seperti Cath Lab dan CT Scan di RSUD Sekarwangi, sekitar 80 hingga 90 persen kasus medis warga Sukabumi diharapkan dapat ditangani secara tuntas di daerah sendiri.

Di samping pemenuhan infrastruktur medis, Menkes menyoroti pentingnya keberadaan tenaga kesehatan lokal.

“Saya meminta pemerintah daerah mengutamakan serta memperhatikan kesejahteraan para dokter dan tenaga medis asli daerah agar dapat bekerja dengan tenang dan fokus melayani pasien,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.

Ketersediaan fasilitas medis baru ini menjadi angin segar dalam penguatan mutu layanan kesehatan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

"Alhamdulillah atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan dan Presiden RI atas bantuan alat canggih ini. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu berbondong-bondong berobat ke luar daerah lagi dan bisa terlayani dengan lebih baik," kata Asep Japar.

Direktur Utama RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, mengungkapkan bahwa pengoperasian fasilitas berteknologi tinggi ini menjadi kado istimewa bagi warga Kabupaten Sukabumi.

Ketersediaan alat ini sekaligus menjawab tingginya kebutuhan akan penanganan penyakit jantung dan kondisi gawat darurat medis di daerah tersebut.

"Peresmian ini menjadi kado terindah bagi warga Kabupaten Sukabumi. Kebutuhan terhadap layanan jantung yang cepat dan komprehensif di daerah kita sangat nyata. Kami berharap penanganan pasien yang membutuhkan intervensi koroner kini dapat dilakukan lebih cepat dan lebih dekat," tutur dr. Asep Suherman.

Merujuk pada data rekam medis RSUD Sekarwangi sepanjang tahun 2025, tercatat ada 12.556 kunjungan pasien dengan diagnosis terkait penyakit jantung.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 181 pasien dilaporkan meninggal dunia dan 108 pasien mesti dirujuk ke luar daerah guna memperoleh tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI).

"Dengan fasilitas Cath Lab dan ICVCU ini, tingkat rujukan ke luar daerah dapat dikurangi dan peluang keselamatan pasien dapat ditingkatkan secara signifikan," kata dr. Asep.

Mengenai operasionalnya, layanan Cath Lab RSUD Sekarwangi saat ini baru dapat diakses oleh pasien kategori umum sembari menyelesaikan proses persetujuan akhir kelengkapan dari BPJS Kesehatan Pusat.

Sementara itu, untuk layanan CT Scan, dr. Asep memastikan perangkat tersebut sudah beroperasi penuh dan langsung siap melayani masyarakat sejak hari peresmian.

Pengadaan seluruh fasilitas canggih ini terwujud berkat sinergi antara Kemenkes RI yang menyediakan unit peralatan medis utama, serta Pemkab Sukabumi yang mengalokasikan anggaran APBD untuk pembangunan gedung penunjangnya.

Adapun agenda peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sukabumi, pimpinan DPRD, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, hingga para kepala perangkat daerah se-Kabupaten Sukabumi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.