SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Pemerintah Kota Pagar Alam terus mematangkan persiapan aksi spektakuler pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter di Puncak Gunung Dempo untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pagar Alam, Rabu (12/8/2026).
Bertha menegaskan, pembentangan bendera di puncak tertinggi Sumatera Selatan itu membutuhkan persiapan matang, khususnya terkait keselamatan, kondisi fisik peserta hingga manajemen logistik.
"Pembentangan bendera sepanjang lebih dari dua kilometer di puncak Gunung Dempo ini bukan hal yang mudah. Medan ekstrem dan cuaca yang cepat berubah menjadi tantangan utama," tegas Bertha.
Menurutnya, sinergi antara tim teknis Bentang Merah Putih, Pemkot Pagar Alam, TNI/Polri dan relawan pendakian harus dipastikan berjalan dengan baik.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga komunikasi dan koordinasi hingga hari pelaksanaan.
Bertha berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menumbuhkan jiwa patriotisme, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata alam Gunung Dempo secara positif.
"Saya berharap kegiatan ini dapat memupuk jiwa patriotisme sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Gunung Dempo secara positif dan aman," ujarnya.
Aksi pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter itu dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pemkot Pagar Alam juga menargetkan kegiatan tersebut dapat mencatatkan rekor MURI sebagai pembentangan Bendera Merah Putih terpanjang di puncak gunung di Indonesia.
Rapat teknis turut dihadiri jajaran Polres Pagar Alam, Kodim 0405 Lahat, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Basarnas, Tagana, Tim Bentang Sidoarjo, Tim Brigade serta Relawan Pembentang Pagar Alam.