TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi pencurian dompet milik seorang guru terjadi di SD Negeri 67 Rappokalling, Jalan Dg Regge, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulsel.
Rappokalling salah satu kelurahan di utara Kota Makassar yang dikenal sebagai kawasan pemukiman padat penduduk.
Aksi tersebut terekam kamera CCTV sekolah dan videonya beredar di media sosial hingga viral pada Selasa (11/8/2026).
Peristiwa terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Dalam rekaman CCTV, seorang pria mengenakan kaus hitam dan celana jeans terlihat masuk ke area sekolah.
Pelaku kemudian menuju ruang perpustakaan dan mengambil dompet dari dalam tas yang diletakkan di atas kursi.
Aksi itu dilakukan saat aktivitas sekolah masih berlangsung dan sejumlah siswa terlihat berlalu-lalang di sekitar lokasi.
Pemilik dompet, Suci Ramdhani, mengatakan saat kejadian dirinya sedang mempersiapkan ruangan untuk rapat guru.
Ia baru mengetahui dompetnya hilang setelah tiba di rumah dan memeriksa isi tas.
Suci kemudian menghubungi rekan kerjanya yang berada di perpustakaan, namun dompet tersebut tidak ditemukan.
Suci selanjutnya meminta rekaman CCTV sekolah.
Namun, rekaman tidak dapat langsung diperiksa karena perangkat CCTV saat itu tidak terkoneksi dengan ponsel operator.
Keesokan harinya, Suci mengecek rekaman CCTV melalui monitor sekolah dan melihat aksi pencurian tersebut.
"Jadi kejadiannya hari Sabtu, tanggal 8, sekitar jam 10 lewat," ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (12/8/2026).
Akibat kejadian tersebut, Suci kehilangan uang sekitar Rp300 ribu.
Sementara dompet beserta kartu-kartu di dalamnya telah kembali setelah ditemukan seorang pengemudi ojek online di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang.
Pengemudi tersebut kemudian mengantarkan dompet ke alamat yang tertera pada kartu identitas.
Namun, uang tunai di dalam dompet sudah tidak ada.
Meski dompet telah ditemukan, Suci tetap melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tallo.
Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Ismail, membenarkan adanya laporan tersebut.
Polisi telah memperoleh rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku.
"Berdasarkan rekaman CCTV yang kami dapatkan, kami jadikan bukti petunjuk untuk kami analisis," kata Ismail.
Rekaman tersebut selanjutnya digunakan penyidik sebagai petunjuk untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku guna mengungkap kasus pencurian tersebut.
SDN 67 Rappokalling salah satu sekolah dasar di Kecamatan Tallo.
Lokasinya berjarak sekitar 300 meter dari Puskesmas Rappokalling dan 500 meter dari Kantor Lurah Rappokalling.(*)