Erwin Alexander Hadir di PKKMB FKIP Undana, Bawa Motivasi, Bantuan Kuliah Laptop dan Uang Tunai
Ryan Nong August 12, 2026 10:42 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kembali ke almamater menjadi momen penuh makna bagi Erwin Alexander Gilbert Mauk yang akrab disapa Erwin Alexander, Direktur Utama PT Filosi Exider Inovasi sekaligus alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana).

Dalam kegiatan PKKMB FKIP Undana 2026 di Grha Undana, Kupang, Selasa (11/8), Erwin tidak hanya hadir sebagai pemateri, tetapi juga membawa pesan agar mahasiswa memiliki keberanian membangun masa depan melalui mindset kewirausahaan.

Sesi bersama Erwin berlangsung pukul 14.30–16.00 WITA, menjadi bagian dari rangkaian PKKMB tingkat FKIP yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WITA. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.800 mahasiswa baru dari 20 program studi.

Baca juga: Logosi Institute Gandeng BPVP Kupang sebagai Penyelenggara Utama Filosi Robotic Competition 2026

Direktur Utama PT Filosi Exider Inovasi Erwin Alexander bersama mahasiswa PKKMB FKIP Undana
Direktur PT Filosi Exider Inovasi Erwin Alexander bersama mahasiswa dalam kegiatan PKKMB FKIP Undana 2026 di Grha Undana, Kupang, Selasa (11/8/2026).

Dalam sharing session, Erwin membagikan perjalanan dirinya sejak menjadi mahasiswa hingga membangun PT Filosi Exider Inovasi. Sebagai alumni FKIP, ia mengaku memiliki kebanggaan tersendiri dapat kembali ke kampus dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa yang kini berada di posisi yang pernah ia jalani.

“Saya pernah berada di posisi seperti adik-adik semua. Saya juga pernah duduk sebagai mahasiswa di FKIP. Karena itu, ketika kembali ke sini saya tidak hanya ingin bercerita tentang keberhasilan, tetapi juga tentang proses, perjuangan, kegagalan, dan keberanian untuk memulai,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, mahasiswa FKIP tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki pola pikir yang membuat mereka mampu melihat peluang dan beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.

 “Menurut saya, mahasiswa FKIP wajib memiliki mindset kewirausahaan. Bukan berarti semuanya harus menjadi entrepreneur. Pada akhirnya ada yang mungkin menjadi entrepreneur, tetapi ada juga yang menjadi intrapreneur, yaitu orang yang bekerja di dalam organisasi atau perusahaan tetapi memiliki jiwa inovatif, mampu melihat peluang, berani mengambil inisiatif, dan menciptakan solusi.” jelasnya.

Ia menilai mindset kewirausahaan penting dimiliki setiap mahasiswa, apa pun profesi yang nantinya dipilih.

Baca juga: Antusias Pengunjung Warnai Workshop Robotics FILOSI di Kupang

“Yang paling penting bukan semua mahasiswa harus membuka usaha. Tetapi bagaimana mereka memiliki cara berpikir untuk melihat peluang, berani mencoba, mampu menyelesaikan masalah, dan menciptakan nilai. Itu yang harus mulai dibangun sejak mahasiswa.” tambah Erwin.

Erwin juga mendorong mahasiswa agar tidak menunggu sampai lulus untuk mulai membangun pengalaman.

“Jangan menunggu sampai lulus baru berpikir tentang apa yang ingin dilakukan. Kuliah adalah kesempatan untuk mengasah kemampuan, membangun relasi, mencoba hal baru, dan menemukan potensi diri.” katanya.

Sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa baru, PT Filosi Exider Inovasi memberikan satu unit laptop baru, bantuan kuliah senilai Rp1 juta, uang tunai, serta sejumlah hadiah lainnya.

Salah satu penerima bantuan kuliah, Inda Manu, mahasiswa PGSD, mengatakan bantuan sebesar Rp1 juta tersebut akan digunakan untuk membayar kebutuhan program studi.

“Bantuan kuliah ini akan dipakai untuk membayar uang baju prodi karena kebetulan saya belum bayar. Semoga Filosi makin jaya dan makin banyak membantu banyak orang,” ungkap Inda.

Sementara itu, Stella Roga, mahasiswa yang mendapatkan satu unit laptop, mengaku bersyukur karena bantuan tersebut akan menunjang aktivitas perkuliahannya.

“Saya sangat bersyukur karena bisa mendapat laptop dari Filosi. Laptop ini akan saya pakai untuk mengerjakan tugas kuliah,” ujarnya.

Tidak hanya memberikan bantuan, Erwin juga membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mengasah keterampilan kewirausahaan melalui pengalaman langsung di dunia usaha.

“Kalau ada mahasiswa yang ingin mengasah skill kewirausahaan, kami membuka kesempatan untuk bergabung sebagai freelancer di Filosi. Saya berharap mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman bekerja, tetapi juga belajar bagaimana dunia usaha berjalan.” ungkapnya.

Bagi Erwin, kontribusi alumni terhadap almamater tidak harus selalu dalam bentuk materi. Alumni juga dapat kembali berbagi ilmu, pengalaman, membuka jejaring, memberikan kesempatan belajar, hingga menciptakan peluang bagi mahasiswa.

“Saya berharap alumni tidak melupakan almamater. Kita boleh pergi jauh, membangun usaha dan mengejar cita-cita, tetapi tetap ada bagian dari kita yang bisa dikembalikan kepada kampus. Kalau kita pernah mendapatkan sesuatu dari kampus, sudah seharusnya suatu saat kita juga bisa memberikan sesuatu untuk almamater.” ujarnya.

Kehadiran Erwin mendapat apresiasi dari FKIP Undana. Dr. Damianus Samo, M.Pd., selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKIP Undana, menyampaikan terima kasih atas dukungan Filosi sekaligus mengapresiasi perjalanan Erwin sebagai alumni.

“Terima kasih untuk Filosi sudah memilih FKIP untuk memberikan bantuan kuliah dan motivasi. Luar biasa Pak Erwin dengan semangat dan kegigihannya membesarkan Filosi sampai dengan saat ini mempunyai empat anak perusahaan. Saya pikir ini capaian yang luar biasa untuk anak kandung dari FKIP.” ungkap Damianus.

Damianus menilai kehadiran alumni yang telah berhasil membangun usaha dapat memberikan inspirasi nyata kepada mahasiswa, khususnya dalam melihat peluang setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi Erwin, kembali ke FKIP Undana bukan sekadar menjadi pemateri dalam kegiatan PKKMB. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan kembali sesuatu kepada almamater sekaligus menyampaikan pesan kepada generasi baru FKIP.

“Saya berterima kasih kepada FKIP Undana karena sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk kembali. Mudah-mudahan apa yang saya bagikan hari ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adik. Saya ingin mereka percaya bahwa dari kampus ini, mereka juga bisa menjadi apa pun yang mereka cita-citakan.” tutup Erwin.

Melalui kegiatan tersebut, Erwin berharap mahasiswa baru FKIP Undana dapat memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi, pengalaman, jejaring, dan mindset kewirausahaan, sehingga kelak tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang bagi diri sendiri maupun orang lain. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.