Mencari tempat parkir di Kota New York memang tidak pernah mudah, tetapi mengabaikan aturan parkir sisi bergantian kini bisa berujung memalukan sekaligus merepotkan. Seperti disorot lebih luas pada Rabu pagi oleh New York Post, NBC New York, dan sejumlah media lokal lainnya, kota tersebut mulai menempelkan stiker hijau neon berukuran besar pada kaca kendaraan yang tidak mengikuti ketentuan untuk memindahkan mobil sebelum misi rutin penyapu jalan membersihkan tepi trotoar.
Ini bukan pertama kalinya “stiker rasa malu” digunakan di Kota New York. Namun, versi sebelumnya akhirnya dilarang pada 2012 karena dianggap tidak sedap dipandang dan sulit dilepas dari mobil. Kini, stiker itu kembali setelah Dewan Kota New York pada musim panas ini menyetujui pengaktifannya lagi lewat pemungutan suara 41-10, sementara Wali Kota Zohran Mamdani membiarkan rancangan aturan tersebut berlaku menjadi undang-undang tanpa tanda tangannya.
Stiker tersebut dimaksudkan untuk kembali mendorong warga New York memindahkan kendaraan mereka pada hari pembersihan jalan; bila mobil tetap terparkir di sisi jalan yang dijadwalkan untuk dibersihkan, kendaraan penyapu jalan tidak dapat bekerja secara efektif. Namun, meski hanya sedikit yang akan menolak pentingnya jalan yang bersih, penggunaan stiker ini tetap memicu banyak perdebatan. Mantan anggota dewan kota David Greenfield menjelaskan di media sosial mengapa ia melarang stiker semacam ini 14 tahun lalu: “Banyak pengemudi yang ditempeli stiker sebenarnya tidak bersalah dan lemnya merusak mobil mereka. Tilang adalah hukuman. Menempelkan sampah ke kaca depan seseorang adalah vandalisme,” kata Greenfield.
Meski begitu, keadaan di Balai Kota kini telah berubah. Anggota dewan Manhattan Gale Brewer, yang mensponsori rancangan aturan untuk menghadirkan kembali stiker tersebut, mengklaim bahwa stiker baru ini lebih mudah dilepas dibanding versi lama. Petunjuk pada stiker menyarankan penggunaan “air hangat dan alat pengerik” untuk melepaskannya dari kaca. Ironisnya, setelah dilepas, banyak dari stiker ini tampaknya justru berpotensi berakhir menjadi sampah di jalan.
Apakah stiker hijau raksasa ini benar-benar akan mengubah perilaku masih harus dibuktikan. Namun, satu hal sudah pasti: jika Anda membiarkan mobil tetap terparkir di jalur kendaraan penyapu jalan Kota New York, pengingat berikutnya untuk memindahkannya mungkin akan mustahil diabaikan, baik oleh Anda maupun oleh semua orang di sekitar.