TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi Super League musim 2026/2027 yang akan mulai bergulir pada tanggal 4 September 2026 menghadirkan berbagai hal menarik.
Termasuk sosok pelatih debutan yang baru pertama kali merasakan sengitnya kompetisi sepak bola Indonesia.
Bahkan, beberapa klub yang selama ini menjadi kandidat juara pada setiap musimnya, kompak beradu nasib dengan mengganti pelatih.
Sebut saja Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta yang musim lalu menyelesaikan liga di peringkat tiga teratas.
Baca juga: Perjudian Bhayangkara FC Jelang Super League 2026/2027: Copot Paul Munster, Tunjuk Oscar Bruzon
Dimulai dari Persib yang berstatus sebagai juara bertahan Super League alias Liga 1 dalam tiga musim beruntun.
Tak bisa disangkal, dominasi yang ditunjukkan Persib yang selalu mampu memenangkan gelar Super League dalam tiga tahun terakhir tak bisa dilepaskan dari sosok Bojan Hodak.
Sosok pelatih asal Kroasia itu benar-benar mampu menyulap Persib sebagai tim bermental pemenang.
Keberhasilan Persib mengakhiri kompetisi Super League dalam tiga musim terakhir dengan status juara menjadi bukti valid kehebatan Bojan Hodak dalam meracik mental skuadnya menjadi tim pemenang.
Kini, era baru ditatap Persib setelah Bojan Hodak beralih peran dari pelatih menjadi technical advisor di klub yang sama.
Sebagai gantinya, sosok Igor Tolic yang sebelumnya menjadi assisten Bojan Hodak di Persib, kini mengambil alih peran lebih besar dengan menjadi pelatih tim Maung Bandung.
Dengan beban warisan sebagai tim yang mampu mencetak hattrick gelar Super League, Igor Tolic jelas punya tantangan untuk mempertahankan atau meningkatkan prestasi gemilang yang ditorehkan era sebelumnya.
Perjudian besar juga dilakukan oleh Borneo FC yang musim lalu hampir meruntuhkan dominasi Persib di liga lokal.
Keputusan Fabio Lefundes yang secara tak terduga mengundurkan dari jabatannya sebagai pelatih Borneo FC tentu menyisakan pro kontra.
Apalagi sosok pemain Brasil itu mampu membuat Borneo FC sebagai tim tangguh yang bersaing di jalur juara musim lalu.
Sayangnya, Fabio Lefundes memutuskan pergi dari Borneo FC, karena alasan pribadi.
Kepergian Fabio Lefundes jelas menyisakan lubang bagi tim Pesut Etam jika ingin kembali bersaing memperebutkan gelar musim depan.
Tugas Fabio Lefundes sebagai pelatih Borneo FC kini akan dilanjutkan oleh juru taktik asal Portugal, Mauro Jeronimo.
Perubahan nahkoda juga dilakukan Persija Jakarta, yang mengganti sosok pelatih timnya dari Mauricio Souza ke Shin Tae-yong.
Nama Shin Tae-yong jelas bukanlah sosok yang asing, khususnya bagi para penggemar sepak bola di tanah air.
Hal ini mengingat pelatih asal Korea Selatan itu pernah membawa Timnas Indonesia mencapai sesuatu yang belum pernah dicapai pada eranya.
Kini, tangan dingin Shin Tae-yong saat mengangkat derajat Timnas Indonesia, diharapkan bisa menular ke Persija Jakarta yang menjadi tim barunya musim ini.
Selain ketiga klub elit tersebut yang beradu nasib mengganti pelatihnya, ada beberapa tim lain yang juga bertaruh hal sama.
Sebut saja Bhayangkara FC, Garudayaksa FC, Isen Mulang FC hingga Persijap Jepara yang dilatih pelatih debutan.
Selengkapnya inilah daftar pelatih debutan yang bakal menambah warna kompetisi Super League musim 2026/2027.
Persib Bandung: Igor Tolic
Borneo FC: Mauro Jeronimo
Persija Jakarta: Shin Tae-yong
Bhayangkara FC: Oscar Bruzon
Garudayaksa FC: Milos Joksic
Isen Mulang FC: Ade Suhendra
Persijap Jepara: Mario Lemos
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)