TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat memastikan kesiapan penyaluran bantuan pangan beras tahap II Tahun 2026 bagi masyarakat penerima manfaat.
Baca juga: Kota Sorong Cerah, Maybrat Berawan, Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Minggu 9 Agustus 2026
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat Korneles Naa mengikuti pemeriksaan kualitas beras dan penandatanganan BAP bersama Kepala Bulog Sorong Selatan R. Susanti Ismail.
Bantuan tahap II diberikan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, dengan alokasi 30 kilogram beras per kepala keluarga (KK).
Baca juga: Sorong Selatan Cerah, Maybrat Berawan, Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Rabu 5 Agustus 2026
Korneles mengatakan, pemeriksaan kualitas dilakukan untuk memastikan beras yang diterima masyarakat layak konsumsi dan sesuai standar.
Pada tahap II ini, bantuan hanya berupa beras. Minyak goreng tidak lagi disertakan karena adanya efisiensi anggaran.
“Untuk kali ini sudah tidak ada minyak goreng, maklum karena efisiensi,” ujar Korneles.
Baca juga: Putri Maybrat Temukan Model Kebijakan Karst Terpadu, Dukung Usulan UNESCO Geopark
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Namun, masyarakat diingatkan agar tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.
Korneles mendorong masyarakat tetap berkebun dan memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Kiranya bantuan jangan membuat masyarakat malas berkebun, tetapi ini sebagai pelengkap di dapur. Tetap berkenan dan kiranya bermanfaat,” katanya.
Baca juga: Lompatan Besar Kesehatan Maybrat: RSUD Resmi Diampu RSCM Jakarta, Siap Tingkatkan Pelayanan
Menurutnya, bantuan beras dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dalam jangka pendek, sedangkan produksi pangan lokal menjadi kunci untuk membangun kemandirian pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan selesainya pemeriksaan kualitas dan penandatanganan BAP, penyaluran bantuan pangan beras tahap II di Kabupaten Maybrat diharapkan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Korneles mengajak masyarakat penerima manfaat memanfaatkan bantuan secara bijak serta tetap menjaga semangat bercocok tanam untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)