Polisi Tahan 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al Quran demi Miras
Joseph Wesly August 13, 2026 10:50 AM

 

TRIBUNBEKASI.COM- Polisi menahan dua orang terkait kasus tantangan hafalan Al Quran berhadiah minuman keras (miras) yang berlangsung di booth Newport dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito mengatakan, dua orang yang diamankan masing-masing berinisial R, seorang perempuan, dan E, seorang laki-laki.

"Kedua terduga pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara," ujar Oki kepada wartawan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (12/8/2026).

Polisi Masih Dalami Peran Dua Orang

Oki belum merinci peran R dan E dalam kegiatan tersebut. Polisi masih memeriksa keduanya untuk mengetahui keterlibatan mereka, termasuk apakah berperan sebagai pembawa acara atau pengunjung.

Menurut Oki, status hukum keduanya juga masih dalam proses pendalaman.

"Nanti setelah pemeriksaan lebih dalam, saat setelah dilakukan penetapan tersangka, akan kami rilis kembali. Yang jelas dia ada di situ," katanya.

Polisi juga masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

Lima Pihak Dilaporkan

Kasus ini sebelumnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh advokat dari Tim Hukum Muslim, Muhammad, pada Selasa (11/8/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan sayembara atau tantangan membaca ayat Al Quran dengan hadiah minuman keras yang berlangsung pada Minggu (9/8/2026) malam.

Dalam laporan bernomor LP/B/5914/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tersebut, terdapat lima pihak yang dilaporkan.

Mereka terdiri dari pihak event organizer The Sounds Project, dua pembawa acara, serta pihak booth Newport dikutip dari kompas.com

MC Sampaikan Permintaan Maaf

Pembawa acara bernama Ega sebelumnya menyampaikan permintaan maaf setelah video tantangan tersebut viral dan menuai sorotan.

Ega menyebut tantangan melafalkan salah satu surat dalam Al Quran tersebut muncul secara spontan dari audiens kepada pengunjung lain.

Ia juga menyatakan hadiah yang ditawarkan berasal dari audiens yang memberikan tantangan tersebut.

Sementara itu, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait dan masih mendalami perkara tersebut untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang beredar mereka yang diamakankan merupakan MC dan peserta challenge hafalan Al Quran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.