Tabrakan dengan Pikap saat Salip Truk, Nyawa Pelajar Putri Tak Terselamatkan
M Syofri Kurniawan August 13, 2026 11:55 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, SAMPANG - Seorang gadis menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Rabu (11/8/2026) pagi.

Nyawa Syawalia Diva Azizah (19), pelajar asal Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, tak tertolong.

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban dan sebuah mobil pikap dari arah berlawanan.

Baca juga: Sopir Truk Tronton Bunyikan Klakson Berkali-kali Sebelum Tabrakan Maut di JLS Salatiga

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, mengonfirmasi bahwa peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi M 4295 CH dengan memboncengkan temannya, Raisya Faradila, melaju dari arah Pamekasan menuju Sampang.

"Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mendahului kendaraan truk di depannya," kata AKP Sulaiman, Rabu (11/8/2026).

Saat sepeda motor korban mengambil jalur kanan untuk menyalip truk, dari arah berlawanan melaju mobil pikap bernopol AG 9077 AH yang dikemudikan oleh Ahmad Murtadlo Sabilly (29), warga Mojokerto.

Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat dan tidak menyisakan ruang aman untuk menghindar, benturan keras pun terjadi.

Saking kerasnya hantaman, Syawalia mengalami luka berat di lokasi kejadian.

Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Camplong untuk mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak terhindarkan. Pengendara motor mengalami luka berat dan meninggal dunia saat perawatan di Puskesmas Camplong, sementara rekannya mengalami luka-luka," terangnya.

Akibat insiden lalu lintas ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp4 juta.

Pihak Satlantas Polres Sampang telah mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan kepolisian awal.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

"Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," pungkas AKP Sulaiman. (*)

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Tronton Rem Blong Tabrak Tiga Motor di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.