Persaingan Ketat di PSIS Semarang Tak Ciutkan Nyali Lorensius Sabda
muh radlis August 13, 2026 01:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persaingan merebut tempat di skuad utama PSIS Semarang menjadi motivasi tersendiri bagi winger Lorensius Amanat Sabda.

Pemain berusia 26 tahun itu mengaku siap bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.

Sabda menjadi salah satu pemain yang terus beradaptasi dengan skuad PSIS dalam persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.


Sejauh ini, PSIS telah menjalani sejumlah pertandingan uji coba sebagai bagian dari persiapan tim.


Dalam uji coba melawan Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu, nama Lorensius Sabda menjadi buah bibir di kalangan fans Mahesa Jenar setelah berhasil mencatatkan brace sekaligus memaksa pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-2.


Menurut Sabda, sejumlah laga uji coba tersebut memberikan dampak positif bagi pemain untuk semakin siap menghadapi pertandingan resmi.


"Iya tentunya anak-anak semua rekan-rekan tim dari manajemen, pelatih, sedangkan pemain semua termotivasi dengan adanya uji coba. Hasilnya juga cukup positif tapi tentunya pasti selalu ada evaluasi buat kita untuk mempersiapkan ke pertandingan yang benar-benar nanti pada tanggal 12," ujar mantan pemain Persiba Balikpapan, Kamis (13/8/2026).


Pemain asal Kalimantan Timur itu menyebut pertandingan uji coba bukan hanya menjadi kesempatan untuk melihat hasil tim, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain melakukan evaluasi terhadap performanya.

Baca juga: Sosok Sumarjiono Kades Sumberarum Pati Anak Buah Sudewo, Berani Ancam Pindahkan Camat Jaken


Pemain bisa memperbaiki kekurangan sebelum kompetisi bergulir.


Di sisi lain, proses adaptasi Sabda bersama PSIS sejauh ini berjalan lancar. Ia mengaku mendapat sambutan positif dari rekan-rekan setim maupun tim pelatih.


"Ya tentunya sangat baik ya berjalan lancar adaptasinya tidak tidak susah juga karena rekan-rekan pelatih semua menerima dengan baik jadi apa pun yang menjadi kekurangan semua bisa saling menutupi," katanya.


Bergabung ke PSIS menjadi salah satu capaian terbaik Sabda dalam karirnya. Selain memperkuat Persiba Balikpapan, sebelumnya dia memperkuat Serpong City yang berkompetisi di Liga 3.


Bergabung dengan PSIS membuatnya menghadapi persaingan yang lebih ketat. Selain banyak pemain yang lebih senior, ia juga harus bersaing dengan pemain-pemain yang memiliki pengalaman bermain di level yang lebih tinggi.


Selain itu, PSIS juga dikenal punya suporter fanatik dari Panser Biru dan Snex.


Kondisi tersebut justru membuatnya semakin termotivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap kesempatan.


"Ya tentunya harus kerja keras karena persaingan juga teman-teman di sini banyak senior, banyak rekan-rekan yang pengalaman jadi kita punya motivasi setiap latihan, setiap ada dapat kesempatan tentunya mau bisa tunjukkan yang terbaik untuk bisa ke skuad inti," ucapnya.


Pemain kelahiran 2000 itu berposisi sebagai winger dan sejak awal kariernya memang bermain di sektor tersebut.


Meski kaki dominannya kanan, dia juga mampu bermain di sisi kiri. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu kemampuan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan tim.


Adapun saat ini, PSIS memilih berlatih di Boyolali untuk mendapatkan kualitas lapangan yang lebih bagus. (arl)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.