Keseruan Siswa SLB di Kota Kendari Ikuti Berbagai Lomba Kemerdekaan Jelang HUT ke-81 RI
Desi Triana Aswan August 13, 2026 01:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Keseruan terlihat saat siswa Sekolah Luar Biasa Swasta (SLBS) B-F Mandara Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti berbagai lomba dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar di halaman sekolah yang berada di Jalan Antero Hamra, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia. 

Beragam perlombaan digelar untuk para peserta didik, mulai dari balap karung, memasukkan paku ke dalam botol, tiup balon, hingga menyanyi lagu nasional.

Pantauan TribunnewsSultra.com sekitar pukul 09.00 Wita, sejumlah peserta didik difabel tampak antusias mengikuti lomba balap karung.

Mereka beradu kecepatan untuk mencapai garis finis.

Suasana halaman sekolah pun semakin ramai dengan sorakan peserta didik lainnya, guru, dan orang tua yang memberikan dukungan.

Sorakan terdengar semakin riuh setiap kali salah satu peserta terjatuh saat mengikuti lomba.

Usai lomba balap karung, sekitar empat murid difabel kemudian mengikuti lomba menyanyi lagu nasional.

Baca juga: 2.185 Narapidana di Sulawesi Tenggara Diusulkan Dapat Remisi pada HUT ke-81 RI, 17 Langsung Bebas

Tiga siswa menyanyikan lagu 17 Agustus, sedangkan satu siswa lainnya membawakan lagu Indonesia Raya.

Penampilan para siswa tersebut diiringi lagu yang diputar melalui YouTube.

Sehari sebelumnya, para peserta didik berkebutuhan khusus juga telah mengikuti sejumlah perlombaan lainnya.

Di antaranya lomba makan kerupuk, tarik tambang, hingga lomba lari tepat untuk anak autis.

Tak hanya siswa, guru dan orang tua murid juga turut ambil bagian dalam perlombaan Agustusan tahun ini.

Mereka mengikuti sejumlah lomba, seperti estafet sarung dan rebutan kursi.

Guru sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, Muhammad Bahrul Huda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan SLBS B-F Mandara Kendari untuk memperingati kemerdekaan Indonesia.

Namun, tahun ini terdapat hal berbeda.

Untuk pertama kalinya, pihak sekolah melibatkan guru dan orang tua murid dalam perlombaan.

"Sebelumnya kita memang hanya melibatkan peserta didik, tahun ini kita melibatkan orang tua dan guru juga," ujar Bahrul saat diwawancarai di sekolah.

Menurutnya, orang tua murid juga ikut membantu sebagai panitia serta memberikan sumbangsih secara sukarela untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Para peserta yang mengikuti perlombaan nantinya akan mendapatkan piala dan bingkisan.

Bahrul menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperingati HUT ke-81 RI.

Lebih dari itu, lomba kemerdekaan menjadi sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus menciptakan lingkungan yang inklusif bagi peserta didik.

"Apa pun hambatannya mereka bisa berpartisipasi dalam sebuah kegiatan di sebuah tempat," jelasnya.

Sebagai informasi, SLBS B-F Mandara Kendari mendidik lima ketunaan, yakni autis, tunarungu, tunanetra, tunadaksa, dan tunagrahita. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.