BTN dan OJK Gencarkan Literasi Keuangan bagi Mahasiswa FEB Undana Menuju Indonesia Emas 2045
Oby Lewanmeru August 13, 2026 02:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Bank Tabungan Negara (BTN) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggencarkan literasi keuangan melalui kegiatan Gencarkan Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (13/8/2026), dan diikuti puluhan mahasiswa baru FEB Undana.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya mahasiswa, mengenai pengelolaan keuangan, produk dan layanan perbankan, investasi yang tepat serta pentingnya menggunakan layanan keuangan secara bijak.

Kepala Kantor Cabang BTN Kupang, Galang Nasution, mengatakan BTN sebagai bank BUMN dan lembaga perbankan memiliki tanggung jawab untuk ikut meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Baca juga: Menuju Kurikulum Berkualitas, Prodi Agroteknologi Faperta Undana Perkuat Implementasi OBE

“Di Bank BTN selaku bank BUMN dan juga lembaga perbankan, kita memang memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi keuangan,” kata Galang dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan Gencarkan bukan kali pertama dilakukan oleh BTN. Kegiatan serupa telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari kolaborasi perbankan dengan OJK untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat dalam mengelola keuangan.

Galang mengatakan mahasiswa menjadi salah satu kelompok penting yang perlu mendapatkan edukasi literasi keuangan.

Terlebih, mahasiswa FEB merupakan calon sarjana ekonomi yang nantinya akan berkecimpung dalam dunia ekonomi dan keuangan.

“Kami menganggap literasi keuangan atau cerdas berkeuangan itu penting karena fundamental paling dasar dalam kita berkehidupan adalah finansial. Apalagi adik-adik yang hari ini berkumpul di ruangan ini adalah calon sarjana ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan financial planning menjadi hal penting bagi mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak berdiskusi mengenai cara mengelola keuangan serta memahami industri dan layanan perbankan.

Sementara itu, Wakil Dekan FEB Undana, Dr. Paulina Y. Amtiran, SE, MM, mengatakan kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru dari tiga program studi, yakni Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi.

Ia menyebutkan, FEB Undana saat ini memiliki sekitar 2.000 mahasiswa aktif, sementara mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah sekitar 100 orang.

Paulina mengapresiasi kolaborasi BTN dan OJK dalam memberikan edukasi literasi keuangan kepada mahasiswa.

Menurutnya, literasi keuangan penting karena tingkat inklusi keuangan yang tinggi belum selalu diikuti dengan tingkat literasi keuangan yang sama.

“Dari survei yang ada, meskipun tingkat inklusinya tinggi tetapi untuk literasinya itu masih lebih rendah dari tingkat inklusinya. Dan itu bukan terjadi secara lokal saja tetapi secara nasional pun kondisi itu menunjukkan hal yang demikian,” jelasnya.

Ia mengatakan, masyarakat dapat menggunakan berbagai produk keuangan, namun belum tentu memahami manfaat, risiko dan cara penggunaannya secara tepat.

Karena itu, mahasiswa perlu dibekali pengetahuan agar mampu mengelola keuangan secara bijak.

“Kita bisa pakai produk-produk keuangan tetapi kita tidak tahu manfaatnya apa. Untuk itu pada hari ini kegiatan ini dilakukan sehingga membuka wawasan kita semua, terutama teman-teman mahasiswa baru, untuk bisa mengenali bagaimana cara pengelolaan keuangan kemudian memilih investasi yang baik dan benar,” katanya.

Paulina juga mengingatkan pentingnya pemahaman keuangan agar mahasiswa tidak terjebak dalam aktivitas keuangan ilegal dan berisiko, seperti judi online dan pinjaman online yang tidak bertanggung jawab.

Ia berharap kegiatan literasi keuangan tersebut tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai program kolaborasi antara FEB Undana, BTN dan OJK.

“Kami berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja tetapi ada keberlanjutan-keberlanjutan dari kegiatan-kegiatan yang bisa dikolaborasikan antara FEB dengan Bank BTN,” ujarnya. (uan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.