Ratusan Warga Geruduk Kontrakan MC seusai Tantangan Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras Viral
Laksmi Anindita August 13, 2026 02:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Sekitar 200 orang menggeruduk rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Selasa (11/8/2026) malam.

Suasana di sekitar lokasi pun berubah menjadi menegangkan.

Bukan tanpa alasan, ratusan orang tersebut mencari keberadaan E yang disebut-sebut sebagai Master of Ceremony (MC) booth minuman keras (miras) dalam acara Festival Musik di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Diketahui, video viral tantangan menghafal ayat Al-Qur'an yang dikaitkan dengan pemberian minuman keras (miras) di sebuah festival musik di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Video tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menuai sorotan lantaran memperlihatkan adanya aktivitas di salah satu booth dalam acara musik yang diduga mengaitkan hafalan ayat Al-Qur'an dengan pemberian produk minuman keras.

Baca juga: Ruben Onsu Bakal Audit Rincian Nafkah Anak Rp200 Juta yang Disalurkan via Sarwendah

Geruduk Kontrakan
Gagah, warga sekitar menuturkan gelombang massa mulai memadati lokasi sesaat setelah salat Isya, tepatnya pukul 20.00 WIB.

Tanpa atribut organisasi tertentu, ratusan orang tersebut bergerak serentak mencari kediaman E.

"Semalam Selasa (11/8/2026) sekira habis Isya, sekitar jam 08.00 WIB. Untuk jumlah orangnya kurang tahu, paling lebih kurang 200-an lah. 200 orang," kata Gagah saat ditemui di lokasi, Rabu (12/8/2026).

Menurut Gagah, massa datang tanpa mengenakan atribut organisasi tertentu.

"Tanpa atribut, cuma dia pakaiannya baju koko, pakai koko, gamis," ujarnya.

Setibanya di lokasi, massa menanyakan keberadaan E dan mencari rumah pria tersebut.

Baca juga: Kembangkan Rudal Jarak 15.000 Km untuk Jangkau AS, Iran Bakal Gandeng Korea Utara

Namun, rumah yang mereka datangi ternyata dalam keadaan kosong. E disebut sudah tidak berada di rumah kontrakan itu selama sekitar satu pekan.

"Kosong, posisi rumah kontrakan memang kosong, udah ada semingguan, dia juga jarang pulang," tutur Gagah.

E diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut dan disebut jarang pulang.

Kondisi itu membuat situasi di lokasi akhirnya dapat diredam. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.