Seorang peserta lomba panjat pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terjatuh saat di puncak batang pinang. Dia lepas, jatuh lalu terhempas tanah.
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Suasana kemeriahan pesta rakyat peringatan HUT Kemerdekaan RI di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tanjung Jabung Barat sempat diwarnai kepanikan, Rabu (12/8/2026) sore.
Seorang peserta lomba panjat pinang mendadak hilang keseimbangan dan terjatuh dari ketinggian hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka di bagian kepala.
Insiden menegangkan tersebut sempat menyita perhatian ratusan penonton di lokasi kejadian sebelum akhirnya rekaman videonya viral di media sosial.
Salah seorang warga yang menyaksikan perlombaan tersebut membenarkan adanya insiden peserta yang terjatuh saat berjuang mencapai puncak pinang.
"Iya, kemarin sore ada peserta yang jatuh dari atas. Kejadiannya cepat sekali, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," ujar salah seorang penonton di lokasi, Kamis (13/8/2026).
Alami Luka Robek di Pelipis dan Dapat 5 Jahitan
Ketua Panitia Lomba Panjat Pinang, M Hafiz, membenarkan adanya musibah yang menimpa salah satu peserta dalam gelaran tersebut.
Hafiz menjelaskan, korban mengalami luka robek di bagian wajah dan langsung mendapatkan penanganan darurat dari tim medis.
"Korban satu orang. Alami luka robek di bagian pelipis sehingga harus mendapat penanganan medis sebanyak 5 jahitan," kata Hafiz saat dikonfirmasi TribunJambi.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/8/2026).
Guna memastikan kondisi tubuh korban pascajatuh dari ketinggian, pihak medis juga melakukan pemeriksaan penunjang (ronsen).
"Berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen di rumah sakit, Alhamdulillah tidak ditemukan cedera serius. Tulang rusuk, punggung, dan kaki korban dalam kondisi aman," jelasnya.
Panitia Beri Santunan, Kondisi Korban Mulai Membaik
Hafiz menegaskan, pihak panitia bertanggung jawab penuh atas insiden musibah tersebut dengan menanggung seluruh biaya perawatan hingga memberikan santunan kepada korban.
Kondisi kesehatan korban kini dilaporkan telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis sejak Rabu malam.
"Santunan dan pengobatan sudah kami berikan. Korban saat ini sudah pulih dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah sejak malam kemarin," tuturnya.
Pantauan TribunJambi.com di lokasi kejadian pada Kamis (13/8/2026) siang, arena perlombaan di halaman MPP Tanjab Barat telah dikosongkan. Batang pohon pinang yang digunakan sebagai sarana lomba telah diturunkan dan dibersihkan oleh pihak penyelenggara. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Proyek Tol Sumatera: Betung-Jambi dan Jambi-Rengat Dipacu, Dimulai 2027
Baca juga: Harga Pinang di Batang Hari Merangkak Naik Tembus Rp20 Ribu per Kilogram