Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Kabupaten Bireuen, terus dikebut.
Pekerjaan besar berupa pengecoran lantai jembatan sebelah timur resmi selesai pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB pagi.
Dengan selesainya tahap ini, progres pengerjaan fisik jembatan vital di lintasan tersebut kini telah mencapai sekitar 80 persen.
Amatan Serambinews.com di lokasi menunjukkan lantai jembatan sebelah timur yang baru selesai dicor langsung ditutup rapat menggunakan terpal.
Sementara itu, belasan pekerja tampak sibuk merangkai besi di dua sisi jembatan untuk persiapan pembuatan trotoar, didampingi pengerjaan alat berat yang sedang memadatkan jalan menuju oprit jembatan.
Asisten Barang Milik Negara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Fachruddin, mengonfirmasi bahwa proses pengecoran lantai sisi timur tersebut telah dimulai sejak Selasa (11/8/2026) sore hingga tuntas pada Rabu pagi.
Baca juga: Beredar Infografis Alur Pendaftaran DTKS/DTSEN untuk Usulan PIP, Kemensos Tegaskan Tidak Benar
Manager Lapangan PT Adhi Karya, Sutrisno, menyampaikan bahwa fokus pengerjaan kini beralih ke bagian tepi dan bentang tengah jembatan setelah pengerjaan lantai arah Medan tuntas dikerjakan.
"Proses pengecoran lantai jembatan arah Medan sudah selesai dikerjakan pukul 06.00 WIB pagi tadi dan progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 80 persen," kata Sutrisno di lokasi proyek.
Sutrisno menjelaskan bahwa saat ini belasan pekerja sedang mempersiapkan pembesian untuk pembangunan trotoar di tepi jembatan agar akses pejalan kaki kelak tertata dengan baik.
Selain pengerjaan trotoar, tim di lapangan juga sedang menurunkan satu bentang Steel Box Girder (SBG) sepanjang 57 meter ke dudukannya di bagian tengah jembatan.
Sutrisno menyebutkan bahwa proses penempatan gelagar di tiang tengah tersebut membutuhkan waktu sekitar satu minggu.
Sementara itu, pengerjaan di lantai sebelah barat sudah lebih dahulu diselesaikan. Badan jalan di sisi barat tersebut juga telah diperlebar setelah lima unit bangunan ruko di sekitarnya dirobohkan dalam proses pengambilan lahan.
Baca juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Akhiri Perang dan Blokade
Alat-alat berat kini terus bekerja memadatkan badan jalan menuju oprit jembatan.
Di tengah padatnya aktivitas konstruksi, arus kendaraan dari dua arah dilaporkan tetap berjalan lancar.
Petugas mengatur pergerakan kendaraan dengan menerapkan sistem buka-tutup secara berkala setiap satu jam sekali.
Personel gabungan dari Satlantas Polres Bireuen, Koramil, serta petugas dari BPJN disiagakan untuk mengawal arus lalu lintas dan memantau kondisi jembatan secara terus-menerus.
Pemantauan intensif ini dilakukan mengingat tingginya antrean kendaraan, sekaligus mengantisipasi insiden susulan setelah satu unit truk box sempat terperosok pada lantai jembatan bailey darurat pada Selasa (11/8/2026) sore.